DO NOT MISS

Sabtu, 29 Agustus 2015

Rekening Gendut Kepala Daerah, Eggi: KPK Kok Cicing Wae!


JAKARTA, TEGARNEWS.com - ”Gila moral bangsa kita ya? Bagaimana KPK kok cicing wae?" komentar Eggi Sudjana mempertanyakan kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang “cicing wae” (diam saja, bahasa Sunda, Red) atas laporan Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) tentang rekening gendut sejumlah bupati dan gubernur yang memiliki rekening lebih dari Rp.1 triliun.

Kepada Tegar News, Sabtu malam (29/8/2015), advokat terkemuka tersebut mengatakan bahwa KPK kurang merespon laporan PPATK yang menemukan 54 rekening gendut milik kepala daerah. Sebelumnya, hasil penelusuran PPATK selama tahun 2014, menemukan 26 bupati yang memiliki rekening di atas Rp.1 triliun dan 12 gubernur yang memiliki uang lebih dari Rp.100 miliar.

Kepala PPATK Muhammad Yusuf telah menerangkan di depan media massa bahwa modus penyamaran data keuangan yang dilakukan tiap kepala daerah umumnya melibatkan keluarga dan perusahaan keluarga atau pribadi. Tercatat ada seorang istri gubernur dan anak bupati yang memiliki transaksi keuangan mencurigakan, yang jika dijumlah uangnya mencapai lebih dari Rp.18 miliar.

"Saya heran dan tidak habis pikir kenapa KPK yang katanya begitu garang, kok diam saja mendapat laporan dari PPATK tentang ada transaksi keuangan para kepala daerah yang mencurigakan tersebut," kritik Eggi lagi.

Banyak lagi temuan yang dilaporkan PPATK, tetapi dalam pengamatan Eggi tak ditindaklanjuti KPK dan penegak hukum lainnya, sesuai tugas pokok dan fungsinya dalam bidang pemberantasan korupsi.

"Semua laporan tersebut sudah dilaporkan PPATK ke KPK, Kejaksaan Agung dan Polri, tapi hingga saat ini belum nampak tindak lanjutnya," tandas mantan aktivis mahasiswa tersebut.

PENULIS: RICKY TAMBA

Posting Komentar

 
Copyright © 2014 iso 9001 Certification. Designed by OddThemes