DO NOT MISS

Rabu, 23 September 2015

Buyung Yang Kerap Dipanggil "Abang"


Adnan Buyung Nasution
JAKARTA, TEGARNEWS.com - Sebelum sempat dirawat dirumah sakit pondok indah menurut anaknya "Pia Akbar Nasution" sang ayah mengeluh sakit gigi pada awalnya. Kemudian beliau harus mengalami perawatan lebih lanjut, setelah menjalani penjabutan gigi selain cuci darah setelah mengalami gagal ginjal sejak desember 2014 lalu.

Adnan menderita gagal ginjal lantaran sering mengkonsumsi obat darah tinggi dan hemodialisis. Sejak itu pun Adnan harus melakukan cuci darah tiga kali dalam sepekan. 

Semenjak dirawat, pihak dokter membatasi komunikasi Adnan Buyung karena pria kelahiran 1934 itu kondisinya semakin menurun.

Keterangan keluarganya menyebutkan, jenazahnya akan disemayamkan besok setelah sholat idul adha di rumah duka Poncol Lestari nomor 7, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

"Kita masih menunggu klarifikasi dari keluarga tentang di mana almarhum akan dimakamkan, tetapi kemungkinan di TPU Tanah Kusir," kata Rika, yang mewakili pihak keluarga, kepada wartawan Tegar News, Rabu (23/09).


Adnan, yang nama lahirnya Adnan Bahrum Nasution, lahir di Batavia, 20 Juli 1934. Sejak muda dia sudah menjadi aktivis dan berkiprah di bidang hukum dan ikut mendirikan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta. 


Pada tahun 2007-2009, Adnan Buyung menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (watimpres) bagian Hukum di masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Dikenal pula sebagai advokat "penuh warna", pria berambut pirang ini lantang membela kaum minoritas tertindas seperti kelompok Ahmadiyah saat menjabat anggota watimpres, namun di sisi lain dia memicu kontroversi karena menjadi pengacara tersangka korupsi Anas Urbaningrum dan Gayus Tambunan.

Mendiang juga pernah diperkarakan dengan pasal contempt of court, "menghina pengadilan" saat tampil sebagai pembela HR Dharsono dalam kasus Tanjung Priok 1984.

Lepas dari berbagai kontroversinya, pengacara flamboyan Adnan Buyung Nasution adalah sahabat dan guru bagi para aktivis pembela HAM dan demokrasi Indonesia.

Red. SB Budi W





Posting Komentar

 
Copyright © 2014 iso 9001 Certification. Designed by OddThemes