![]() |
|
ACEH,TEGARNEWS.com - Sedikitnya 100 peserta dari berbagai unsur dan instansi serta lembaga terkait termasuk unsur masyarakat di Kabupaten Bireuen mengikuti advokasi dan sosialisasi imunisasi (Pentavalen) di aula Hotel Meuligoe Bireuen, Senin (14/9).
Bupati Bireuen Ruslan M Daud pada acara tersebut mengatakan perlunya persamaan dan pemahaman yang sama di kalangan ulama dan unsur masyarakat lainnya terhadap pentingnya imunisasi bagi kesehatan anak, sehingga terhindar dari penyakit di usia dini.
"Selama ini banyak yang belum memahami terlebih adanya isu kandungan zat yang bermasalah menurut aturan Islam, ternyata setelah diteliti oleh lembaga terkait ternyata keresahan masyarakat itu tidak terbukti," kata Ruslan.
Ketua Panitia pelaksana kegiatan Saifullah mengatakan kegiatan itu merupakan kerja sama Lembaga Kesehatan Nahdatul Ulama (NU) dengan Kementerian Kesehatan RI yang diikuti pengurus NU Kabupaten Bireuen, PNS, pengurus dayah, santri dan unsur masyarakat.
"Materi yang disampaikan meliputi imunisasi dalam perspektif Islam, imunisasi Pentavalen dan promosi kesehatan, sosialisasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi masyarakat tentang pentingnya imunisasi," ucap Saifullah.
Di Kabupaten Bireuen dengan adanya pemahaman masyarakat yang tinggi terhadap imunisasi membuat berkurangnya angka kematian anak, ke depan segala upaya harus lebih ditingkatkan, sehingga bisa menurunkan angka kematian anak," jelasnya.
KONTRIBUTOR: TARMIZI ABDUL GHANI
EDITOR: SB BUDI W

Posting Komentar