DO NOT MISS

Sabtu, 05 September 2015

Polemik Kabareskrim Polri, GIB Analisa Motif dan Tujuan


JAKARTA, TEGARNEWS.com - Pro kontra atau polemik di tubuh Polri terkait mutasi para pejabat teras, khususnya jabatan Kabareskrim terus berkembang.

Bahkan rencananya, DPR RI akan memanggil Kapolri untuk dengar pendapat, sementara Jenderal (Pol) Badrodin Haiti telah menyanggupi untuk menjelaskan kepada wakil rakyat dan publik secara transparan.

Terkait hal tersebut, Sabtu (5/9/2015), Koordinator Gerakan Indonesia, Adhie Massardi menerangkan kepada Tegar News beberapa analisa terkini melalui pesan BlackBerry Messenger.

Berikut penjelasan dari Adhie Massardi yang berhasil diterima redaksi, sesuai asli.

Budi Waseso (Buwas): ‎

1. JK
Tidak ikut campur masalah pencopotan karena itu urusan Kapolri. Buwas lebih cocok di BNN karena lebih banyak yang harus ditangkap

Tidak ada unsur politis dlm mutasi Buwas (padahal JK pernah telepon Buwas agar kasus Pelindo II tidak dipidanakan).

2. Jokowi
Keberanian Buwas sdh teruji (alasan dipindah ke BNN).

3. Buwas
"Saya bukan dilengserkan, tapi naik predikat."

Posisi Buwas justru lebih tinggi karena berada langsung di bawah presiden.

"Mutasi adalah hal biasa, saya akan tetap bekerja dengan baik di manapun saya ditugaskan‎."

4. Kapolri
Ingin lihat kemampuan Buwas berantas narkoba. Bantah ada keterlibatan JK dalam mutasi Buwas‎


Kenapa semua harus berbohong? Kenapa tidak berani berkata jujur, "Kalau Buwas tetap di Bareskrim, akan menyeret banyak penyelenggara negara yang korup?!"

PENULIS: RICKY TAMBA

Posting Komentar

 
Copyright © 2014 iso 9001 Certification. Designed by OddThemes