DO NOT MISS

Kamis, 08 Oktober 2015

Maraknya Kriminalisasi Aktivis, Koalisi Masyarakat Sipil Adakan Renungan Malam

Foto Ilustrasi

JAKARTA, TEGARNEWS.com -

"Tersungkur seorang petani. 
Karena tanah adalah tanah. 
Tanah dan darah memutar sejarah. 
Dari sini nyala api. 
Dari sini damai abadi,” 

- Agam Wispi 

Di Lumajang, di tempat mana petambang pasir bisa makmur karena bisa dengan leluasa menggeruk kekayaan bumi, seorang petani Salim Kancil dibunuh dengan keji karena ia ia punya mimpi lain tentang bagaimana menjaga tanah airnya dan ia menolak tanah pertaniannya dikoyak-koyak oleh truk-truk petambang. 

Begitulah akhir-akhir ini impian dan hak-hak rakyat terus menerus dikalahkan oleh kekuasaan uang/ investasi.

Demikian pernyataan Koalisi Masyarakat Sipil kepada Tegar News, Kamis (8/10/2015), menanggapi maraknya kasus kriminalisasi dan represivitas terhadap gerakan rakyat yang memperjuangkan hak.

Rencana, Koalisi Masyarakat Sipil beserta Ratna Sarumpaet dkk akan menggelar malam renungan pada hari Jumat (9/10/2015) pukul 19.00 WIB di pekarangan Gedung YLBHI Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat. 

"Renungan ini terbuka untuk umum. Mari bersama-sama mendoakan Salim Kancil dan Salim-Salim lainnya. Mari menjadikan malam renungan ini sebagai ajang merajut dan membangun kekuatan masyarakat sipil," ajak Humas Koalisi Masyarakat Sipil.

PENULIS: RICKY TAMBA

Posting Komentar

 
Copyright © 2014 iso 9001 Certification. Designed by OddThemes