DO NOT MISS
Tampilkan postingan dengan label Perisriwa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perisriwa. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Oktober 2015

Dies Natalis ke-62 Tahun Universitas Kristen Indonesia

UKI Jakata 
JAKARTA, TEGARNEWS.com - Memasuki usia ke-62 tahun pada tanggal 15 Oktober 2015 yang akan datang, UKI sebagai Perguruan Tinggi Kristen menghadapi tantangan untuk tetap menunjukkan identitasnya sebagai wadah ideal bagi dosen dan tenaga kependidikan serta mahasiswa dalam menjalani panggilan hidupnya dan mengekspresikan kebenaran. Hal tersebut dapat dilakukan antara lain dengan: (1) mewujudkan nilai-nilai dan karakter Kristiani, (2) menjawab tantangan dalam perspektif Christian Worldview dan UKI values, (3) menjalankan misi di mana setiap dosen dapat menjadi teladan, (4) menghasilkan lulusan yang berkarakter, (5) mewujudkan Good University Governance berdasarkan Servant Leadership Management, serta (6) membangun trust masyarakat dalam konsep Strategic Public Relation.

Untuk itu, dalam rangka memperingati Dies Natalis UKI ke-62 tahun, UKI menyelenggarakan Seminar Nasional dan Workshop pada hari Senin, 12 Oktober di Grha William Soeryadjaya, UKI Cawang, Jakarta Timur dengan sub tema “Dengan komitmen dan koordinasi dalam membangun semangat dan kesatuan UKI menjadi PTS Unggulan Kopertis Wilayah III”. 

Maksud dan tujuan dari penyelenggaraan Seminar dan Workshop ini adalah sebagai berikut:

  1. Membangun kesatuan dan partisipasi yang dikembangkan dalam workshop dalam mewujudkan konsep Servant Leadership: Lead to Bless Leader.
  2. Membangun kesatuan dan partisipasi yang dikembangkan dalam workshop dalam mewujudkan konsep integratif antara iman dan ilmu.
  3. Membangun kesatuan dan partisipasi yang dikembangkan dalam workshop untuk mewujudkan rebranding UKI dengan penguatan konsep Strategic Public Relation.

Acara ini diawali dengan seminar yang kemudian akan dilanjutkan dengan workshop untuk membahas 3 (tiga) topik secara paralel yaitu:
(1) Menjadi Pendidik/Pekerja dalam perspektif Amsal 1:7,
(2) Servant Leadership : “Lead to Bless Leader”, dan
(3) Membangun Institusi dalam konsep Strategic Public Relation. Seminar dan Workshop ini menghadirkan tiga narasumber profesional di bidangnya, yaitu Dr. Khoe Yao Tung (Penulis buku Filsafat Pendidikan Kristen, Kepala Bidang Pengembangan Kurikulum IPEKA 2010-sekarang, Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Kristen IPEKA), Ir. Paulus Bambang WS, SE. (Director PT Astra International Tbk in charge of infrastructure (Astratel), Logistics (TRAC dan SERA Logistics), dan Information Technology (Astra Grahia) Business), dan Christovita Wiloto, SE., MBA., DBA (cand) (Founder Power PR, Managing Partner Wiloto Corp. Asia Pasific), dan dipandu oleh Dr. Josephine Tobing (Dekan FE UKI).

REPORTER: MOKO
EDITOR: SB BUDI W

Kamis, 08 Oktober 2015

Puluhan Pesawat Water Bombing Atasi Asap Sumsel

Pesawat Water Bombing / tegarnews.com

JAKARTA, TEGARNEWS.com - Sutopo Purwo Nugroho Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penaggulangan Bencana (BNPB) mengatakan, Pemerintah Indonesia kemarin sudah minta bantuan dan dibantu dari Singapura dalam proses, Rusia, Malaysia, dan Jepang.

"Bantuan dari luar negeri diharapkan dapat mempercepat pemadaman api dan asap. Bantuan yang diharapkan adalah pesawat water bombing yang memiliki kapasitas besar, yang mampu mengangkut air lebih dari 10 ton." ujar Sutopo dalam keterangannya, Kamis (8/10/2015).

Dia mengatakan, bantuan internasional tersebut nantinya akan bergabung dengan personil dari Indonesia, baik untuk operasi darat dan udara. Komando tetap ditangan Pemerintah Indonesia.

Bantuan internasional akan difokuskan di Sumatera Selatan, khususnya di Kabupaten Ogan Komering Ilir dan Musi Banyuasin.

Menindaklanjuti hal ini, kata Sutopo, akan dilakukan rapat koordinasi di Kantor Menko Polhukam untuk membahas secara detil jenis bantuan, mekanisme, dan hal-hal lain yang menyangkut bantuan internasional tersebut.

"Tentu saja bantuan yang diharapkan adalah bantuan yang sifatnya filling the gab dari kebutuhan yang ada." tandasnya.

Sutopo menegaskan, Indonesia telah mengerahkan 25 pesawat dan helikopter untuk water bombing dan hujan buatan. 22.146 personil dikerahkan untuk memadamkan api di 6 provinsi. Di Sumsel telah dikerahkan 5 helikopter, 2 pesawat Air Tractor water bombing dan 1 pesawat Casa hujan buatan. 3.694 personil gabungan TNI, Polri, dan lainnya juga telah dikerahkan.

EDITOR: SB BUDI W
 
Copyright © 2014 iso 9001 Certification. Designed by OddThemes