DO NOT MISS
Tampilkan postingan dengan label Sport. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sport. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 Oktober 2015

Pertarungan Sengit dengan Jorge Lorenzo, Andrea Iannone dan Valentino Rossi

MotoGP 2015
TEGARNEWS.com - Pebalap Repsol Honda sekaligus juara dunia bertahan, Marc Marquez sukses merebut kemenangan dramatis di MotoGP Australia yang digelar di Sirkuit Phillip Island pada hari Minggu (18/10).

Kemenangan ini direbut Marquez setelah menjalani pertarungan sengit dengan Jorge Lorenzo, Andrea Iannone dan Valentino Rossi sepanjang balapan. Keempatnya pun tak pernah benar-benar memiliki jarak yang signifikan hingga finis.

Lorenzo sendiri harus puas finis di posisi kedua, diikuti Iannone di posisi ketiga. Rossi finis di posisi keempat, dan untuk kedua kalinya gagal meraih podium sejak MotoGP Misano, San Marino.

Sementara itu posisi kelima dan keenam masing-masing ditempati oleh pebalap Repsol Honda, Dani Pedrosa dan debutan Suzuki Ecstar, Maverick Vinales.

Hasil balap MotoGP Australia 2015:

1. Marc Marquez - Repsol Honda Team (RC213V) 40m 33.849s
2. Jorge Lorenzo - Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 40m 34.098s
3. Andrea Iannone - Ducati Team (Desmosedici GP15) 40m 34.779s
4. Valentino Rossi - Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 40m 34.907s
5. Dani Pedrosa - Repsol Honda Team (RC213V) 40m 38.911s
6. Maverick Viñales - Team Suzuki Ecstar (GSX-RR)* 40m 40.649s
7. Cal Crutchlow - LCR Honda (RC213V) 40m 43.224s
8. Pol Espargaro - Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 40m 52.250s
9. Aleix Espargaro - Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 40m 53.888s
10. Bradley Smith - Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 40m 54.506s
11. Scott Redding - Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V) 40m 55.695s
12. Danilo Petrucci - Octo Pramac Racing (Desmosedici GP14.2) 40m 56.689s
13. Andrea Dovizioso - Ducati Team (Desmosedici GP15) 41m 3.017s
14. Alvaro Bautista - Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 41m 11.093s
15. Jack Miller - LCR Honda (RC213V-RS)* 41m 14.041s
16. Hector Barbera - Avintia Racing (Desmosedici GP14 Open) 41m 22.112s
17. Yonny Hernandez - Octo Pramac Racing (Desmosedici GP14.2) 41m 22.421s
18. Loris Baz - Forward Racing (Forward Yamaha)* 41m 22.526s
19. Eugene Laverty - Aspar MotoGP Team (RC213V-RS)* 41m 24.050s
20. Mike Di Meglio - Avintia Racing (Desmosedici GP14 Open) 41m 24.111s
21. Stefan Bradl - Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 41m 24.126s
22. Toni Elias - Forward Racing (Forward Yamaha) 41m 54.791s
23. Anthony West - AB Motoracing (RC213V-RS) 41m 57.303s
Gagal finis:
Nicky Hayden - Aspar MotoGP Team (RC213V-RS)
Damian Cudlin - E-Motion IodaRacing (ART)


( Steveno )

Sabtu, 17 Oktober 2015

Persiapan Pengamanan Piala Presiden

olisi akan geledah Bobotoh sebelum berangkat ke GBK (Foto: Wahy Putro A/Antara)
JAKARTA, TEGARNEWS.com - Sejumlah mobil patroli kepolisian berkeliling di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, kendati laga final Piala Presiden yang mempertemukan Persib Bandung dan Sriwijaya FC Palembang baru akan digelar besok, Minggu 18 Oktober 2015.

Terik matahari siang menjelang sore hari di kawasan SUGBK juga tidak mengganggu puluhan anggota kepolisian yang berjaga di setiap pintu masuk kompleks olahraga ini. Beberapa di antaranya berkeliling dengan berjalan kaki sambil berbincang dengan sesama anggota kepolisian.

Bus-bus besar kepolisian dan kendaraan water canon pun parkir di dekat pintu masuk utama SUGBK berdekatan dengan sejumlah mobil operasional wartawan televisi yang juga memantau kondisi stadion sebelum duel dua klub raksasa di Indonesia ini.

Kondisi lalulintas dari tol dalam kota yang menuju keluar Senayan juga terpantau kondusif dengan adanya sejumlah petugas kepolisian berjaga. Kondisi serupa juga terpantau di sejumlah titik Jalan Jendral Sudirman dan Jalan Asia Afrika menuju kompeks SUGBK.

Pihak Polda Metro Jaya memang telah menyiapkan 9.041 personel gabungan untuk mengamankan pertandingan final, tidak hanya di sekitar SUGBK melainkan juga di jalur-jalur lalulintas yang akan dilalui suporter Persib Bandung.

Hal itu untuk mengantisipasi adanya oknum yang mengganggu ketertiban maupun provokasi pada laga final yang dihadiri suporter Persib Bandung, Bobotoh dan Viking, yang dikenal kontra dengan pendukung klub tuan rumah Persija Jakarta.

Di sisi lain, tidak ada kerumunan suporter Persib Bandung yang terlihat di kawasan ini. Namun sejumlah kelompok kecil (tiga sampai empat orang) suporter Sriwijaya FC terlihat di sudut-sudut luar stadion untuk mencari tiket pertandingan besok.

"Kami mencari tiket untuk besok karena kami belum punya dan belum tahu di mana bisa mendapatkan tiket itu," kata Agus pendukung Sriwijaya FC yang datang langsung dari Palembang saat ditemui di kawasan SUGBK, Sabtu.

Sama seperti Agus, Mahyadi yang datang langsung dari Palembang untuk menyaksikan laga ini juga berkeliling kompleks stadion untuk mencari lokasi penjualan tiket.

"Takutnya sudah jauh ke sini tidak dapat tiket," kata Mahyadi yang menginap dua malam di Jakarta untuk menyaksikan laga ini.

Selain sejumlah calon penonton yang sibuk mencari tiket, sejumlah muda-mudi juga terlihat sedang berolahraga sepeda di kawasan SUGBK tanpa cemas adanya potensi bentrok suporter sepakbola.

"Kalau enggak diprovokasi, saya yakin pertandingan sepak bola akan aman. Semoga besok juga aman karena laga finalnya sudah dijaga ketat begini," kata Gayatri asal Kebayoran Baru.

Sumber: Antara
(sbbudiw) 

Jumat, 16 Oktober 2015

Rossi Harus Tampil Lebih Start Ke - 7

Valentino Rossi / TN
AUSTRALIA, TEGARNEWS.com - Jorge Lorenzo untuk terus memperbaiki pencapaiannya meraih kemenangan sembari memperkecil selisih poin di klasemen pembalap dari Valentino Rossi, memang bukan perkara gampang.

Meski harus mengaku kalah dari rival utamanya itu di MotoGP Motegi pekan lalu, namun di sepanjang sesi latihan hingga kualifikasi MotoGP Phillip Island, Australia yang berlangsung Sabtu (17/10), Lorenzo tampil begitu dominan.

Tentunya ini adalah modal penting untuk menahan laju Valentino Rossi dalam meraih titel juara dunia di MotoGP Australia.

Kemudian di urutan ketujuh, Valentino Rossi harus tampil lebih percaya diri meski selisihnya berada di atas jauh dari rekan satu teamnya.

Hasil Qualifikasi MOTOGP Australia 2015




(sbbudiw) 



Bobotoh Nobar Final Piala Presiden di Bandung

Ilustrasi Nonton Bareng
BANDUNG, TEGARNEWS.com - Bobotoh yang tak memiliki tiket menonton laga Piala Presiden 2015, dihimbau untuk tidak memaksakan diri datang ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Ada baiknya bobotoh tinggal di daerahnya masing-masing dan menyaksikan laga Persib Bandung melawan Sriwijaya FC melalui layar kaca.

Himbauan agar bobotoh tak memaksakan diri berangkat ke Jakarta, disampaikan berbagai pihak. Mulai dari Kapolda Jabar, manajer Persib, Kodam III/Siliwangi, hingga Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.

Khusus di Kota Bandung, sejumlah tempat diperkirakan akan menggelar acara nonton bareng (nobar). Wali Kota Bandung Ridwan Kamil bahkan sudah mengeluarkan surat edaran agar setiap RW menggelar nobar Final Piala Presiden 2015.

"Seluruh RW sudah saya kasih surat edaran supaya menggelar nobar. Sekaligus juga dengan pesta rakyat," tutur pria yang akrab disapa Emil itu, Jumat (16/10/2015).

Untuk titik-titik nobar lainnya selain di setiap RW, Emil juga menyebut ada lokasi-lokasi lain yang biasanya memang menggelar acara nobar. Kawasan Cikapundung River Spot di Jln. Cikapundung Timur, akan menjadi tempat strategis untuk menggelar nobar.

Selain disana, ada juga rencana nobar di Taman Alun-alun Bandung, Stadion Sidolig dan GOR Pajajaran. Emil bahkan menyatakan dirinya akan mengizinkan nobar kembali digelar di Taman Film, dibawah jembatan layang Pasupati.

"Taman Film juga saya buka (untuk nobar) tapi dengan catatan-catatan," katanya.

Catatan yang dimaksud, adalah bobotoh atau penonton umum lainnya diminta untuk tak merusak fasilitas yang tersedia.

Sumber : Info Bandung
Editor: SB Budi W

Rabu, 14 Oktober 2015

Neymar Yakin Messi Akan Kantongi Ballon D’Or Lagi Tahun Ini !

Messi & Neymar
JAKARTA, TEGARNEWS.com -Ajang penghargaan FIFFA Ballon d’Or merupakan sebuah penghargaan paling bergensi dunia bagi pesepak bola terbaik dunia.

FIFA mengapresiasikan prestasi gemilang yang telah didapatkan oleh pesebak bola dunia dengan sebuah penghargaan tersebut.

Setelah sebelumnya penghargaan sebaagai pemain terbaik dunia telah di rebut oleh Cristiano Ronaldo, kali ini Lionel Messi yang sudah menjadi langganan peraih gelar FIFFA Ballon d’Or dan menjadi rival berat Cristiano Ronaldo.

Editor: SB Budi W

Koordinasi Dengan Ahok Soal Keberangkatan Bobotoh ke Jakarta


BANDUNG, TEGARNEWS.com - Final Piala Presiden 2015 yang mempertemukan Persib Bandung melawan Sriwijaya FC Palembang rencananya akan dilangsungkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta pada Minggu (18/10/2015) mendatang. Meskipun belum ada pernyataan resmi dari pihak penyelenggara, kabar tentang kepastian tempat berlaganya Maung Bandung di Jakarta beredar di media sosial.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil juga mulai menyiapkan strategi untuk melancarkan keberangkatan bobotoh menuju Jakarta. Emil sapaan akrab Ridwan Kamil tidak ingin tindakan keamanan para bobotoh terancam Klik Baca Selanjutnya

Editor: SB Budi W

Walikota Bandung Bantu Siapkan Bus Bobotoh to GBK

Rapat Koordinasi / Info Bandung
BANDUNG, TEGARNEWS.com - Hasrat bobotoh untuk menyaksikan Maung Bandung berlaga di Stadion Utama Gelora Bung Karno sudah tidak tertahankan. Animo tinggi itu membuat mereka siap berbondong-bondong membirukan stadion paling megah di tanah air. Walikota Bandung, Ridwan Kamil, pun mulai berupaya mencarikan bus yang mau disewakan untuk keberangkatan bobotoh. Situasi memang menjadi sulit karena PO bus enggan berspekulasi kendaraannya bisa pulang dengan kondisi utuh.

“Kami juga kondisikan bus-bus karena tidak mudah melihat pengalaman tahun lalu, kita cari dalam 3 hari ini. Kan perlu dihitung berapa busnya, di mana saja letaknya,” ungkapnya kala dijumpai di Grha Persib, Rabu (14/10).

Berkaca dari kejadian tahun lalu, ratusan bus memang pulang dalam kondisi hancur akibat ulah supporter Jakarta. Rombongan bobotoh yang pulang dari Palembang mendukung Persib di final ISL diserang hingga Lanjutkan Baca

Editor: SB Budi W

Sabtu, 10 Oktober 2015

Dani Pedrosa Tampil Tangguh di Sisa Musim

Dani Pedrosa vs Valentino Rossi
MOTEGI, TEGARNEWS.com - Dani Pedrosa yang cuma meraih peringkat enam di kualifikasi, terus mendesak. Sang pembalap Repsol Honda memperbaiki catatan waktunya dari waktu ke waktu. Di lap 13 ia mencatatkan 0,7 detik lebih cepat dari dua terdepan: Lorenzo dan Rossi. Hingga pertanyaan bukan lagi apakah ia mampu menyalip Jorge Lorenzo yang terdepan atau tidak. Tetapi, kapan Pedrosa melakukannya.

Tujuh lap sebelum akhir, Pedrosa mendahului rekan senegaranya itu. Dan keunggulannya mutlak. Tidak ada yang bisa membendung ketangguhan Dani Pedrosa hingga akhir. Ia berhasil menjadi juara untuk pertama kalinya sepanjang MotoGP 201. Sebaliknya, Jorge Lorenzo terus merosot. Ia bahkan didahului Valentino Rossi, yang berarti semakin mempertipis peluangnya menjadi kampiun. Tinggal tiga balapan tersisa, jarak bukan lagi 14 angka. Tetapi 18.

Marc Marquez, rekan Pedrosa di Honda, hanya mampu finish di belakang Lorenzo. Sang juara bertahan tentu tidak mendapatkan perhatian, karena sekali lagi persaingan Lorenzo vs Rossi akan muncul hanya dalam tujuh hari ke depan.

Rep. SB BUDI W

Finish ke 2, Rossi Amankan Puncak Klasemen

Valentino Rossi

MOTEGI, TEGARNEWS.com - Sang pemuncak klasemen Valentino Rossi nampaknya tak bisa menyembunyikan rasa senangnya balapan di GP Jepang pada Minggu 11 OKtober 2015. Hal ini tak lepas dengan keharusan setiap pembalap untuk memakain ban Michelin saat melahap aspal di sirkuit Motegi .

Wajar saja jika The Doctor sepertinya tidak menyukai situasi ini. Setelah di race terakhir saat mencoba memakai ban Michelin di sesi latihan GP Aragon dirinya mengalami insiden terjatuh. Jika bisa ada pilihan nampaknya Rossi lebih suka memilih untuk memakai ban Bridgestone

“Kami sangat khawatir sebab kami sudah jatuh lebih banyak bersama Michelin dalam dua kali pengujian ketimbang bersama Bridgestone dalam 14 balapan sebelumnya,” tutur Rossi seperti dilansir Crash setelah menjalani sesi latihan bebas hari Jumat kemarin.

Valentino Rossi berhasil mengamankan posisinya di puncak klasemen MotoGP 2015 meskipun di balapan hari ini hanya finish di posisi 2, karena pesaing terdekatnya Lorenzo justru finish di posisi 3 meskipun sempat memimpin perlombaan.

Sedangkan juara GP Jepang kali ini justru berhasil diraih oleh Pedrosa yang terlihat sangat cepat dengan motor Hondanya. Lorenzo dan Rossi yang sempat memimpin di depan, satu demi satu berhasil disalip Pedrosa.

Gealarn seri ke 15 MotoGP yang rencananya akan di gelar pada Minggu 11 Oktober 2015 di sirkuit Motegi , Jepang mulai pukul 12.00 WIB sempat terancam tertunda seiring dengan hujan yang baru saja mengguyur sirkuit Motegi. Namun seiring dengan cuaca yang makin membaik nampakya acara balapan tetap akan sesuai jadwal.

REPORTER: SB BUDI W


Motegi Duel Duo Rider Yamaha Movistar

Duo Raider Yamaha Movistar

JAKARTA, TEGARNEWS.com - Sudah memasuki seri ke-15 yang kali ini akan berlangsung di sirkuit Motegi-Jepang pada 11 Oktober 2015 nanti. Dan Prediksi MotoGP Motegi-Jepang 2015 ini tentunya akan berlangsung sangat sengit, persaingan sengit tersebut akan terjadi antara duo raider Yamaha-Movistar, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo, yang mana gelar jawara MotoGP musim ini hanya akan diperebutkan oeh dua raider tersebut. Mengingat performa dan raihan poin keduanya cukup meninggalkan jauh para pesaing lainnya seperti Marc Marquez, Andrea Ianone, dan Dani Pedroza dalam klasemen sementara MotoGP musim ini.

Dengan mengerucutnya persaingan perebutan gelar jawara musim ini pada duet raider Yamaha-Movistar Rossi dan Lorenzo, membuat keduanya ramai menjadi bahan perbincangan maupun perbandingan diantara kedua pembalap tersebut. Khusus untuk di GP Motegi ini, Lorenzo jelas lebih di untungkan dibanding Vale di sirkuit Negeri Matahari Terbit ini. Pasalnya, dari data statistik yang ada, pembalap yang berjuluk X Fuera ini berhasil menjawarai sirkuit Motegi ini sebanyak tiga kali, sedangkan The Doctor hanya mampu satu kali menjuarainya, itupun terjadi pada 2009 silam.

PENULIS: LIDYA C
EDITOR: SB BUDI W

Motegi Rossi Masih Belum Menemukan Setingan

Motegi Cirkuit / tegarnews.com
MOTEGI, TEGARNEWS.com - "Hasil hari ini jelas tidak fantastis karena saya berada di urutan kedelapan. Namun, pada sesi pagi (latihan bebas pertama) tidak terlalu buruk, lalu pada siangnya (latihan kedua) saya merasa nyaman dengan ban keras," kata pebalap Movistar Yamaha tersebut.

Valentino Rossi menutup hari pertama GP Jepang di Sirkuit Twin Ring Motegi, Jumat (9/10), dengan berada di urutan kedelapan pencatat waktu tercepat. Dia tertinggal 0,832 detik dari rekan satu timnya, Jorge Lorenzo, yang menjadi tercepat.

Pada pengujung sesi latihan kedua, Rossi mengganti ban belakangnya dengan ban soft, dan berharap bisa mencatat putaran lebih baik. Namun, usaha tersebut tidak membawa hasil.

"Itu kejutan yang buruk dan berarti kami belum menemukan setelan yang bagus. Keseimbangan motor tidak bagus. Saya terlalu memaksa dengan ban belakang soft sehingga lebih cepat aus. Kami harus berusaha untuk memperbaikinya," aku pebalap 36 tahun tersebut.

Rossi juga menilai bahwa cedera bahu yang dialami Lorenzo tidak mengganggu performa pesaing utamanya dalam perebutan gelar juara dunia musim ini tersebut. Rossi saat ini unggul 14 poin atas Lorenzo di klasemen, dengan empat seri tersisa.

"Dia juga paling cepat dalam ritme dan sepertinya dia dalam kondisi 100 persen, serta tidak mendapat   masalah dengan bahunya. Sudah pasti akan sangat sulit untuk mengalahkan dia, tetapi kami harus mencoba," kata pemilik sembilan gelar juara dunia di semua kelas tersebut.

"(Dani) Pedrosa dan pebalap Ducati sangat kuat. Sepertinya Marquez sedikit kesulitan dengan tangannya, tetapi dia tetap kuat juga. Jadi, kami harus berusaha," tegas Rossi.

Pekan lalu, Marquez harus naik meja operasi untuk memperbaiki tulang metacarpal kelima tangan kirinya yang patah karena terjatuh saat berlatih sepeda gunung. Dia menutup sesi kedua dengan berada di urutan ketujuh.

Pedrosa berhasil menyodok ke urutan kedua tercepat, sementara duo Ducati, Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso, di urutan ketiga dan keempat.

Para pembalap ini akan turun pada sesi latihan bebas ketiga dan keempat, Sabtu (10/10/2015). Sesi latihan ketiga akan menentukan siapa saja yang berhak langsung ikut kualifikasi kedua untuk menentukan posisi start balapan.

EDITOR: SB BUDI W

Jumat, 09 Oktober 2015

Doa Lorenzo Cuaca Cerah di Motegi

 Jorge Lorenzo berharap Motegi tidak hujan
JAKARTA, TEGARNEWS.com - Lorenzo tentu bermaksud memangkas poin dari Valentino Rossi untuk menghangatkan perburuan gelar juara dunia musim ini. Hingga balapan menyisakan empat seri, Lorenzo masih berjarak 14 poin dari Rossi. 

Pembalap Movistar Yamaha Jorge Lorenzo masih menyimpan trauma setelah gagal finis akibat terjatuh di lintasan setengah basah di GP San Marino 2015. Dia berharap balapan akhir pekan ini cuaca cerah di Sirkuit Motegi. 

Menilik hasil buruk saat terjatuh di GP San Marino akibat lintasan basah, Lorenzo berharap akhir pekan ini cuaca mendukungnya untuk menang. "Dua tahun yang lalu saya sangat cepat dalam hujan, bahkan saya membuat pole position. Tapi kadang-kadang hujan tidak menguntungkan Anda," kata Lorenzo, dikutip Crash, Kamis (8/10/2015). 

"Saya berharap balapan di Motegi kering karena ada sedikit kemungkinan untuk kecelakaan, yang akan lebih buruk memberikan cedera," lanjut Lorenzo. 

Saat melakoni balapan akhir pekan ini, Lorenzo masih dibayang-bayangi cedera bahu. Pasalnya saingan terdekat Rossi dibekap cedera bahu saat menggelar latihan pekan lalu.

EDITOR: SB BUDI W

Kamis, 08 Oktober 2015

Kualifikasi Piala Eropa 2016 Dini Hari



JAKARTA, TEGARNEWS.com - kualifikasi Piala Eropa 2016 yang berlangsung Kamis 8 Oktober 2015 (Jumat dini hari WIB). Beberapa laga menjadi penentuan bagi tim untuk lolos ke fase putaran final.

Tim yang sukses merebut tiket ke Prancis adalah Portugal. Kemenangan 1-0 atas Denmark membuat Cristiano Ronaldo dan kawan kawan lolos ke putaran final.

Irlandia Utara juga mengikuti jejak Portugal. Pasukan Martin O'Neill tersebut ikut lolos setelah mengalahkan Yunani dengan skor telak 3-1.

Nasib naas harus dialami Jerman. Digadang-gadang bakal merebut tiket ke Prancis, Die Adler justru dibungkam oleh Republik Irlandia. 

Tampil di AVIVA Stadium, Jerman takluk 0-1 akibat gol Shane Long. Dengan kekalahan ini, Jerman harus menunggu hingga pertandingan selanjutnya untuk bisa berangkat ke Prancis.

Berikut hasil lengkap kualifikasi Piala Eropa 2016, Jumat dini hari WIB:

Grup D
Georgia 4 - 0 Gibraltar
Rep. Irlandia 1-0 Jerman
Skotlandia 2 - 2 Polandia

Grup F
Hungaria 2 - 1 Kepulauan Faroe
Irlandia Utara 3 - 1 Yunani
Rumania 1 - 1 Finlandia

Grup I
Albania 0 - 2 Serbia
Portugal 1 - 0 Denmark

EDITOR: SB BUDI W

Kamis, 01 Oktober 2015

Pembalap Repsol Marquez Mengalami Patah Tulang

Marquez -  Aragon MotoGP
JAKARTA, TEGARNEWS.com - Kejadian yang menimpa Marquez dibenarkan oleh tim Honda, Rabu (30/9). Juara dunia MotoGP, Marc Marquez, mengalami cedera patah tulang tangan kiri setelah terjatuh saat berlatih dengan menggunakan sepeda gunung di Barcelona.

Peluang Marquez untuk mempertahankan gelar juara dunia praktis telah sirna setelah ia gagal melanjutkan lomba di GP Aragon, Minggu (27/9/2015). Tertinggal 79 poin di belakang klasemen teratas, Valentino Rossi, dengan tersisa hanya empat lomba.

Namun, team Honda masih berharap Marquez yang berusia 22 tahun ini dapat pulih dan tampil di GP Jepang pada 11 Oktober mendatang.

"Marc Marquez telah menjalani operasi pagi ini di Rumah Sakit Universitario Dexeus di Barcelona untuk cedera retak pada tangan kirinya," demikian pernyataan tim Honda.

"Marq, pembalap Repsol Honda ini mengalami cedera tersebut saat menjalani latihan bersepeda gunung di Cervera. Jika operasi berjalan lancar, Marc dapat tampil lagi di GP Jepang yang akan berlangsung di Motegi, 10 hari mendatang."


Rep. Abiet

Red. SB Budi W

Selasa, 29 September 2015

Barcelona Tanpa Messi Kontra Leverkusen

matchday / tegarnews

JAKARTA, TEGARNEWS.com - Liga Champions, Sejumlah pertandingan menarik matchday kedua akan tersaji dini hari nanti.

Salah satu pertandingan yang akan dihelat ialah Barcelona kontra Bayer Leverkusen di Grup E. Pertandingan nanti diprediksi berjalan menarik. Pasalnya, kedua tim akan tampil ngotot demi mendapatkan poin maksimal.

Akan tetapi, jelang laga tersebut, kedua tim tidak diperkuat oleh sejumlah pemain. Di kubu Barcelona, Lionel Messi dipastikan absen lantaran mengalami cedera lutut. Selain Messi, ada nama Thomas Vermaelen dan Rafinha yang tidak bisa tampil.

Sementara di kubu Leverkusen ada nama Jedjav, Omer Toprak, dan Aranguiz yang tidak akan memperkuat Leverkusen.

Rep. ABIET
Red. SB BUDI W

Jadwal Liga Champion Matchday ke Dua



JAKARTA, TEGARNEWS.com - Gelaran Liga Champions  matchday  kedua  akan  dihelat  dini hari nanti. Sejumlah pertandingan menarik bakal berlangsung dari Grup E-H.

Dari Grup E ada pertandingan Barcelona kontra Bayer Leverkusen. Pertandingan ini diprediksi bakal berjalan sengit. Pasalnya, kedua tim sama-sama berhasrat meraih kemenangan.

Selain itu, ada pertandingan Arsenal kontra Olympiakus Piraeus di Grup F. Lalu, partai tak kalah menarik ialah mempertemukan FC Porto menghadapi Chelsea.

Grup G, ada pertandingan Olympique Lyon berjumpa Valencia. Dan ada juga pertandingan Zenit St Petersburg kontra Gantoise. Bagi Anda yang ingin menyaksikan pertandingan seru tersebut, Metrotvnews.com sudah menyiapkan jadwal siaran langsungnya.

Berikut jadwal pertandingan Liga Champions dini hari nanti:
Barcelona vs Bayer Leverkusen: Rabu 30 September, 01:45 WIB (RCTI)
Porto vs Chelsea: Rabu 30 September, 01:45 WIB (beIn Sport 2)
Arsenal vs Olympiakos: Rabu 30 September, 01:45 WIB (Soccer Channel Indovision)
Bate vs AS Roma: 01: 45 WIB
Bayern Muenchen vs Dinamo Zagreb: 01: 45 WIB
Maccabi Tel Aviv vs Dynamo Kiev: 01: 45 WIB
Olympique Lyon vs Valencia: 01: 45 WIB
Zenit vs KAA Gantoise: 01: 45 WIB

Rep. Abiet
Red. SB BUDI W

Senin, 28 September 2015

Lima Seri Tersisa Pilihan Marquez "Rossi Atau Lorenzo"

Marquez
JAKARTA, TEGARNEWS.com - MotoGP 2015 tinggal menyisakan empat seri lagi. Namun, siapa yang bakal keluar sebagai juara dunia MotoGP tahun ini masih belum ditentukan.

Saat ini, persaingan ketat tengah berlangsung antara Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo. Lorenzo yang mampu keluar sebagai pemenang di GP Aragon memangkas jarak menjadi 14 poin.

Sementara itu, pembalap Repsol Honda Marc Marquez mengaku kedua pembalap Movistar Yamaha itu memiliki kualtas yang berbeda.

"Saya merasa di Yamaha ada langkah maju karena Valentino Rossi banyak melakukan akselerasi. Tetapi, ia benar-benar hebat di lap terakhir dan saya sangat menikmatinya ketika saya menyaksikan dari televisi," kata Marquez.

"Saya sudah katakan sebelumnya, sangat mudah untuk melihat performa cepat Jorge Lorenzo. Namun, Valentino melakukan performa yang baik, ia mampu meraih 16 poin. Akan tetapi, Jorge mampu tampil cepat di Silverstone dan Misano," papar Marquez.

Juara bertahan MotoGP itu menilai, Lorenzo bisa tampil lebih cepat dari Rossi. Tetapi, ia juga belum bisa memastikan apakah cuaca di empat seri selanjutnya bakal bersahabat atau tidak.

"Jika berada pada kondisi normal, Jorge (Lorenzo) bisa lebih cepat. Tetapi, Anda tidak pernah tahu karena seri di Jepang, Australia, Malaysia dan Valencia bisa terjadi hujan," urainya.

SB BUDI W

Kamis, 24 September 2015

Marquez : Lorenzo dan Rossi Adu Segudang Pengalaman


MotoGP German 
JAKARTA, TEGARNEWS.com - Pebalap Repsol Honda sekaligus juara dunia bertahan, Marc Marquez yakini pertarungan sengit duet pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo akan semakin menarik untuk disaksikan mendekati akhir musim.

Marquez yang sekarang ini ada di peringkat ketiga, yakini bahwa kedua pebalap ini mempunyai kemampuan tidak sama untuk saling melawan. Menurut dia, Lorenzo mempunyai kecepatan luar biasa, sementara Rossi mempunyai segudang pengalaman untuk memanfaatkan segala situasi.

” Susah mengatakan siapa yang lebih kuat, karena saya rasa Jorge lebih cepat, namun Vale bekerja 100 % serta selalu finis di depan Jorge dalam dua seri terakhir. Masalah kecepatan, Jorge lebih baik, namun masalah mengendalikan situasi, Vale lebih jago, ” tutur Marquez seperti yang ditulis Motorsport. com.

Marquez memiliki pendapat faktor cuaca di Malaysia, Jepang serta Australia dapat jadi faktor penentu juara musim ini. ” Pertarungan mereka sangat menarik, karena kita ketahui Sepang, Motegi dan Phillip Island bisa saja diguyur hujan, serta ini bisa jadi tanda tanya besar untuk semua.

Red. SB BUDI W

The Doctor : Aragon is The Best Track

VR 46 Misano

JAKARTA, TEGARNEWS.com - MotoGP 2015, seri Aragon dipastikan akan menjadi ujian berat bagi Valentino Rossi. Penyebabnya karena The Doctor belum pernah naik podium pertama MotoGP di sirkuit tersebut. Sebaliknya saingan terdekat Rossi, Jorge Lorenzo merupakan juara bertahan musim 2014.

Selain persaingan duo Movistar Yamaha, Sirkuit Aragon memiliki fakta-fakta yang menarik untuk disimak.

Mengutip dari situs resmi MotoGP, Selasa (22/09) berikut fakta-fakta mengenai sirkuit yang memiliki panjang 5,1 kilometer dan 17 tikungan ini:

Aragon pertama kali menjadi tuan rumah MotoGP pada 2010. Aragon menjadi sirkuit keenam di Spanyol yang pernah menyelenggarakan MotoGP bersama Jerez, Katalunya, Jarama, Montjuic dan Valencia.

Casey Stoner menjadi pembalap pertama yang merasakan kemenangan di sirkuit Aragon pada 2010 bersama Ducati. Tiga tahun selanjutnya Aragon masih dikuasai rider-rider Honda, yakni Casey Stoner di 2011, Dani Pedrosa di 2012, serta Marc Marquez pada edisi 2013. Baru pada tahun lalu rider Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo berhasil mematahkan dominasi Honda.

Rider-rider asal Spanyol terbukti sukses menjadi juara di tiga kelas Grand Prix berbeda. Dari 15 balapan MotoGP yang pernah digelar di Aragon, pembalap asal Spanyol menang 11 kali.

Pembalap non-Spanyol yang berhasil juara di Aragon hanya Casey Stoner (MotoGP 2010-2011), Andrea Iannone (Moto2 2010), dan Romano Fenati (Moto3 2014).

Balapan di Sirkuit Aragon musim lalu menjadi yang ke-800 kalinya di kompetisi motor premium.

Rider tuan rumah berhasil memenangkan 13 seri terakhir MotoGP yang digelar di Spanyol. Satu-satunya pembalap non-Spanyol yang berhasil juara di negara yang identik dengan pertunjukan matador itu hanya Casey Stoner di Jerez pada 2012.

Valentino Rossi belum pernah sekalipun merasakan kemenangan di Aragon, juga di Sirkuit Austin, Amerika Serikat.


Red. SB Budi W

Senin, 21 September 2015

The Red Devils Mampu Membalik Keadaan 2-3.

Come Back Sempurna, Martial Jadi Pembeda
JAKARTA,TEGARNEWS.com - Southampton: Manchester United sukses membungkam Southampton dengan skor tipis 3-2 pada pekan keenam Liga Primer Inggris musim 2015--2016, Minggu 20 September. Hasil ini membuat Red Devils berhasil menempel ketat Manchester City yang memimpin puncak klasemen sementara.

MU tampil dominan dalam penguasaan bola yang mencapai angka 60 persen. Namun, kedua tim relatif berimbang dalam menciptakan peluang.

Tercatat, United melesakkan tiga tendangan tepat sasaran dari total sepuluh peluang yang diciptakan. Sementara itu, Southampton yang merupakan tuan rumah laga ini tampil agresif dengan mencatatkan lima tembakan tepat sasaran dari sepuluh peluang yang diciptakan.

Agresifitas Southampton berhasil mengejutkan gawang MU pada menit ke-13. Striker andalan Soton, Graziano Pelle berhasil menghujam gawang MU usai memanfaatkan hasil bola rebound dari tendangan Sadio Mane.

Unggul satu gol membuat semangat para pemain Soton menggebu-gebu. Mereka terus membombardir pertahanan MU. Namun, peluang-peluang yang dilesakkan Ward Prowse dan Pele belum mampu menembus gawang David De Gea.

MU berupaya keluar dari tekanan ketika laga sudah memasuki menit ke-30. Hasilnya, klub besutan Louis Van Gaal itu berhasil menyamakan kedudukan lewat gol pemain anyarnya, Anthony Martial. Striker asal Prancis itu memanfaatkan umpan dari Juan Mata di dalam kotak penalti.

Usai unggul, United tampil semakin agresif. Mereka mampu menekan pertahanan Soton pada 10 menit terakhir pertandingan.

Namun, upaya MU masih belum mampu membuahkan gol. Hingga turun minum, skor 1-1 bertahan untuk kedua tim.

Soton dan MU memulai babak kedua dengan tempo lambat. Keduanya tampak lebih berhati-hati usai bermain imbang di babak pertama.

Namun, United berhasil membuat publik St Mary terdiam setelah menciptakan keunggulan pada menit ke-50. Martial kembali menjadi pencetak gol untuk MU. Berawal dari kesalahan umpan Yoshida di lini belakang, Matial berhasil mencuri bola. Dengan tenang, striker asal Prancis itu sukses menjebol gawang Soton.

Usai unggul, United kembali menekan Soton. Mereka nyaris saja menambah keunggulan lewat tembakan jarak jauh Memphis Depay. Namun, sepakannya masih melebar.

Pada menit ke-57, MU hampir saja kecolongan. Beruntung, kiper mereka, David De Gea berhasil mengamankan dua peluang emas dari tim tuan rumah.

United berhasil memperlebar keunggulan pada menit ke-68 usai Juan Mata berhasil mencatatkan namanya di papan skor. Gelandang asal Spanyol berhasil memanfaatkan bola rebound dari tembakan Depay yang memantul di tiang gawang. Mata pun langsung tanpa ragu melesatkan bola ke sudut kiri gawang.

United langsung menurunkan tempo permainan setelah unggul cukup telak. Mereka tampak santai. Hal itu lantas dimanfaatkan Southampton. Mereka berupaya menekan di sepuluh menit sisa laga.

Alhasil, tekanan Soton berhasil membuahkan gol pada menit ke-86. Pelle kembali menjadi penyumbang gol untuk Southampton lewat sundulannya.

Namun, gol tersebut tak cukup membawa Southampton meraih poin. Hingga laga usai, mereka tak mampu menambah gol dan harus menelan kekalahan  2-3 dari MU.

Dengan hasil ini, MU berhasil membawa pulang tiga angka. Saat ini, mereka berada di peringkat kedua dengan mengoleksi 13 poin dan tinggal terpaut dua poin City.

SB BUDI W
 
Copyright © 2014 iso 9001 Certification. Designed by OddThemes