DO NOT MISS

Selasa, 08 September 2015

Minta Jokowi-JK Mundur, Tokoh Mahasiswa Rapat Dekat Istana


JAKARTA, TEGARNEWS.com - Dahsyat, barisan oposisi yang berasal dari pemuda dan mahasiswa semakin merapatkan barisan guna menyikapi persoalan kebangsaan.

Bila tak ada aral melintang, pertemuan besar pucuk pimpinan organisasi nasional akan digelar Rabu (9/9/2015) pukul 12.00 WIB di Kafe Merdesa, Jalan Veteran, Jakarta Pusat.

"Satu tahun Jokowi-JK akan dievaluasi bersama oleh kaum pergerakan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pra-Mukernas dan Milad ke-70 Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII)," ujar humas acara, Ujang kepada Tegar News, Selasa (8/9/2015) malam.

Beberapa nama besar tokoh pemuda dan mahasiswa akan hadir, antara lain Munawar Khalil (PII), Beni Pramula (IMM), Lidya (PMKRI), Vivin Sriwahyuni (LMND), Nizar (HIMA Persis), Aminullah Siagian (HIMMAH), Andra Sagalane (Gemanusa), Ali Mahsun (APKLI), Abdul Sutara (PWMI) serta berbagai BEM dan perwakilan ormas se Jakarta.

"Situasi ekonomi yang tidak menentu, ditandai dengan rendahnya nilai tukar rupiah atas dollar AS menyebabkan beban bagi rakyat. Kemudian arah kebijakan Jokowi-JK semakin tak jelas, kepemimpinan melemah, ditandai dengan gaduhnya kabinet. Para menteri saling sikat, sepertinya saling rebut lapak dan proyek," kecam Ujang lagi.

Dalam penilaian GPII dan oposisi lainnya, partai politik dan DPR tak berfungsi dalam kekacauan yang terus berlangsung. Juga diperparah fenomena kegaduhan politik terbaru pasca pertemuan Ketua dan Wakil Ketua DPR RI dengan kandidat capres Amerika Serikat Donald Trump.

"Semoga hasil pertemuan besok dapat mendorong penyamaan persepsi tentang situasi kebangsaan kita saat ini. Kemudian terbangun konsolidasi dan aliansi gerakan antar kelompok dan sektoral, baik itu mahasiswa, pemuda, buruh, PKL atau lainnya untuk meminta Jokowi-JK mundur," pungkas Ujang.

PENULIS: RICKY TAMBA

Posting Komentar

 
Copyright © 2014 iso 9001 Certification. Designed by OddThemes