DO NOT MISS

Kamis, 22 Oktober 2015

Jaringan '98: Jokowi Pekerja Keras Tapi Banyak Menteri Ndablek, Reshuffle Kabinet!


JAKARTA, TEGARNEWS.com - "Presiden Jokowi adalah orang baik, sederhana dan pekerja keras. Hanya saja banyak menteri yang ndablek, sontoloyo dan otaknya lumutan berjamur. Bukannya berjuang wujudkan Trisakti serta Nawacita janji Jokowi, malah telikung dan plintir kebijakan-kebijakan prorakyat!" ujar Juru Bicara Jaringan '98, Ricky Tamba kepada media, Kamis (22/10/2015).

Dalam analisa Jaringan '98, berbagai problem terkini seperti polemik Freeport, Pelindo II, bencana asap, gejolak perburuhan, fluktuasi dollar dan lain sebagainya, adalah dampak dari ketidakbecusan para menteri yang proasing.

"Berbagai aset strategis yang bisa dikelola sendiri malahan kembali dijual ke asing, contohnya Freeport, Pelindo II, beberapa bank besar dll, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri ESDM Sudirman Said dan pejabat terkait dengan berani bertindak tanpa menjaga kepentingan nasional dan kemaslahatan rakyat," terang Ricky.

Dalam hal perburuhan, setahun Pemerintahan Jokowi-JK selalu bergejolak. Jutaan buruh di berbagai tempat terus berdemonstrasi melawan kebijakan-kebijakan kontroversial Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri hingga kini. Beberapa kali Jokowi harus mengambilalih dan menyetujui tuntutan buruh.

Bencana asap yang terus memakan korban dan fluktuasi dollar, lanjutnya, bukti nyata kelambanan kabinet dalam membantu Jokowi. Juga, banyak tuduhan miring bahwa para perusahaan pembakar lahan, mafia migas dan agen-agen asing, tak pernah disentuh karena dibekingi oknum pejabat penting.

"Jaringan '98 menyarankan Presiden Jokowi segera sapu bersih para pembantunya yang antirakyat pronekolim neoliberalisme. Kami yakin masih banyak anak bangsa yang lebih berkompeten, cerdas, kreatif, inovatif dan nasionalis yang siap membantu mewujudkan Trisakti dan Nawacita janji Pilpres 2014. Reshuffle Kabinet Kerja adalah keharusan demi NKRI tercinta!" pungkas Ricky Tamba.

PENULIS: SB. BUDI W.

Dalam 30 Tahun Kedepan Seperti Apa Dunia Terlihat

Drone akan menjadi bagian sehari-hari dalam 30 tahun kedepan. Foto: AFP / Amazon.
TEGARNEWS.com - Tanggal 21 Oktober 2015 diperingati sebagai hari Back to The Future, yang idenya berasal dari sebuah sekuel film berjudul sama di tahun 1989. Dalam film tersebut kedua tokoh utama berangkat dan tiba di masa depan, tepat pada tanggal 21 Oktober 2015.

Film yang diproduksi 26 tahun lalu telah mampu memprediksi seperti apa tahun 2015, meski banyak diantara apa yang digambarkan dalam film tersebut belum dapat diwujudkan pada hari ini.
Jika kita bisa memprediksi teknologi, lalu seperti apa dunia akan terlihat dalam 30 tahun ke depan? Sejumlah pakar mencoba menjawabnya.

Belum ada mobil terbang, tapi drone ada dimana-mana
Ilmuwan dan pakar robot dari University of Queensland di Australia, Dr Paul Pounds, mengatakan drone akan semakin menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari kita dalam 30 tahun kedepan.

"Drone akan terlihat dimana-mana, sampai kita pun heran bagaimana mereka ada. Keberadaannya akan sama dengan keberadaan telepon genggam saat ini," ujar Dr Pounds.
Menurutnya drone akan banyak digunakan oleh sejumlah organisasi, seperti layanan gawat darurat, mengawas kemacetan lalu lintas, serta satuan penyelamat pantai.

Tidak hanya dari fungsinya, tetapi Dr Pounds memprediksi jika akan ada cabang olahraga baru yang melibatkan drone, yakni balapan drone.

"Mereka akan bertaruh untuk memperebutkan uang hingga jutaan dolar," ujarnya.
Ia menilai jika mobil terbang masih belum bisa dicapai, terlebih jika lepas landas dan mendarat dalam keadaan vertikal.

"Hal ini masih sulit dicapai, kita tidak bisa melakukannya di jalanan perumahan biasa," jelasnya. "Mungkin akan ada dan dibeli oleh mereka yang sangat kaya, tetapi Anda tidak akan menjemput anak-anak sekolah dengan mobil terbang dalam waktu segera."

(steveno)

Anggota DPRD Bekasi Tidak Perlu Sombong Mengancam Pemanggilan Gubernur DKI

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama 
JAKARTA, TEGARNEWS.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama geram ketika menanggapi niat pemanggilan dirinya yang dilontarkan DPRD Bekasi. Dalam persoalan ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dituding telah melanggar batas kuota pembuangan sampah ke Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi.

Ahok, sapaan akrab Gubernur mengaku tidak terima dengan tudingan tersebut. Menurutnya, dalam menanggapi persoalan ini anggota DPRD Bekasi tidak perlu terlalu sombong dengan mengancam pemanggilan dirinya.

"Kita kan tinggal bareng nih, kalau kamu mau sok-sokan begitu, tutup aja Bantargebang, suruh DPRD (Bekasi) tutup (Bantar Gebang). Elu Tutup aja, supaya Jakarta penuh sampah, ini jadi bencana nasional, gue kirim tentara buat nganter sampah yang masuk Bekasi," ujar Ahok kesal saat dikonfirmasi di Balai Kota Jakarta, Kamis (22/10/2015).

Persoalan seperti ini, sambung Ahok, sejatinya sering terjadi sejak dulu. Dimana anggota DPRD maupun Pemerintah Kota Bekasi kerap melayangkan ancaman ingin memanggil Gubernur pada persoalan sampah di Jakarta yang harus dikirim di TPST Bantar Gebang, Bekasi.

Namun, kata Gubernur, untuk mengatasi persoalan itu ada kesepahaman yang dijalin kedua pihak tentang tanggungjawab Pemprov DKI kepada daerah-daerah penyangga dalam bentuk dana hibah.

"Bukan DPRD sok-sokan begitu gitu lho. Sombong banget baru anggota DPRD. DPRD juga enggak pernah mayoritas sekarang. Sekarang DPRD yang mana? Jadi jangan terlalu sombong, baru jadi DPRD Bekasi aja. Selalu ngomong mau tutup, mau tutup, mau panggil saya. Emang siapa elu? Sok banget," ujar Ahok dengan wajah memerah.

Rencana pemanggilan Ahok ke DPRD Bekasi ini sebelumnya disuarakan Sekertaris Komisi A DPRD Kota Bekasi, Soloihin.

"Kami akan minta Pak Gubernur DKI Jakarta, untuk memberi penjelasan kepada kami soal banyaknya pelanggaran perjanjian bersama dengan Pemerintah Kota Bekasi," kata Solihin.

Dia menyebutkan, pelanggaran yang kerap dilanggar adanya ketidaksesuaian pembuangan sampah. Sekarang ini sampah yang disepakati hanya dibuang 5.000 ton per hari, ternyata bisa sampai 7.000 ton perhari.

"Dampaknya aroma sampah semakin menjadi, karena tiap hari banyak sekali sampah milik DKI yang dibuang," jelasnya.

Bukan hanya pelanggaran jumlah tonase, menurut Solihin, kendaraan truk milik DKI Jakarta, sering melanggar ketentuan jam operasional.

"Seharusnya mereka bisa beroperasi pukul 21.00 bukan pagi hari," ucapnya.

(steve/tn)

Bagus Lukito: Hari Santri Hari Kebangkitan Semua Umat

Sejumlah warga Nu melakukan pawai di kawasan Jalan Wahidin, Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa (20/10). Sekitar 130 orang umat muslim NU melakukan perjalanan dari Tugu Pahlawan Surabaya sampai Tugu Proklamasi Jakarta untuk penyambutan Hari Santri Nasional pada Kamis (22/10). /Antara

BEKASI, TEGARNEWS.com - Di Kabupaten Bekasi, perayaan Hari Santri ditandai dengan kirab bendera dan pusaka pataka NU. Rombongan kirab itu berasal dari Surabaya menuju Jakarta melalui Kabupaten Bekasi.

Pertama kalinya, seluruh santri di Indonesia, termasuk di Kabupaten Bekasi memperingati Hari Santri. Peringatan itu dirayakan setiap 22 Oktober, sesuai dengan keputusan pemerintah pusat.

Bagus Lukito, Ketua PCNU Kabupaten Bekasi mengatakan, rombongan kirab tersebut terlebih dulu bertandang ke Masjid Al Mujahidin, Kecamatan Cibarusah. Selanjutnya rombongan tersebut melanjutkan perjalanannya untuk bertemu Presiden Joko Widodo.

“Memang rangkainnya panjang dan di Kabupaten Bekasi akan ke Cibarusah terlebih dulu sebelum ke Jakarta bertemu Presiden,” katanya.

Hari Santri diartikan juga sebagai momentum ukuwah umat. Karena peringatan ini merupakan tonggak sejarah perjuangan santri bagi Bangsa Indonesia.

“Ini merupakan momentum yang baik dan kami warga Nahdliyin tidak membeda-bedakan Hari Santri adalah untuk semua umat,” ujarnya.

Dukungan peringatan Hari Santri setiap 22 Oktober mendapat dukungan dari masyarakat. salah satunya dari Abdul Kholik, tokoh pemuda Cikarang. Menurut dia, dengan adanya peringatan ini maka kiprah santri di tingkat nasional akan terus meningkat.

“Jadi memang sepatutnya ada Hari Santri,” katanya.

Pengurus Besar NU, Said Aqil Siradj. Tanggal tersebut dipilih lantaran memiliki histori yakni perjuangan santri asal Jombang Jawa Timur saat melawan penjajah. Dia menambahkan dengan adanya Hari Santri Nasional sekarang santri tidak lagi dipandang sebelah mata dan inilah momentum kebangkitan santri. 


(steven/tn) 

Ini Cara Memaksimalkan Kertas Bekas

Ilustrasi Memanfaatkan Kertas / TN
JAKARTA, TEGARNEWS.com - Banyak orang yang masih tidak menyadari bahwa kertas merupakan olahan dari pohon. Perlu banyak pohon yang ditebang di hutan demi menghasilkan kertas untuk buku, koran, tissu, dan lainnya. Namun sayangnya, banyak pula lembaran kertas terbuang percuma karena fungsinya biasanya hanya sekali pakai.

Agar kertas bekas dapat berfungsi maksimal, berikut ini beberapa tips cara memanfaatkan kembali kertas koran atau majalah bekas.

1. Dekorasi Rumah
Sudah banyak buku-buku dan situs internet yang mengulas tentang berbagai kreasi unik dekorasi rumah dengan menggunakan bahan kertas koran atau majalah bekas. Kreasi ini dapat berupa hiasan dinding, bunga, lukisan, dan masih banyak lagi.

2. Aksesoris
Kertas koran maupun majalah bekas dapat dijadikan aksesoris yang bisa membuat penampilan menjadi lebih menarik dan tampil beda. Liontin kalung, mata cincin, dan hiasan penjepit rambut adalah beberapa diantaranya.

3. Mainan
Pesawat terbang, kapal laut, maupun berbagai hewan yang dilipat dengan teknik origami dapat membuat kertas bekas menjadi menarik. Selain menarik, kegiatan membuat mainan dari kertas bekas ini dapat melatih daya imajinasi dan kemampuan motorik pada anak.

4. Penyerap Air
Jika ingin menyimpan sepatu, tas, barang pecah belah, maupun peralatan besi dalam waktu lama, gunakanlah kertas bekas untuk melapisi atau menyumpal barang-barang tersebut. Kertas memiliki daya serap yang cukup baik terhadap air sehingga dapat mengurangi kelembapan.

5. Menjaga Kesegaran Sayuran
Agar sayur yang disimpan dalam lemari es ataupun suhu ruangan tidak cepat kering atau layu, gunakan kertas bekas untuk membungkus sayur tersebut.pp

6. Penutup Rak
Untuk mencegah rak dari kotor dan kerusakan, gunakan kertas koran atau majalah bekas untuk menutup rak buku, sepatu, maupun pakaian agar tetap bersih.

7. Membersihkan Kaca
Kaca jendela rumah maupun pajangan dari kaca dapat dibersihkan dengan menggunakan kertas koran bekas. Caranya, rendam kertas di air lalu bersihkan kaca, terakhir keringkan dengan menggunakan kain.

Selain tujuh cara di atas, ada banyak trik menggunakan kertas bekas untuk keperluan sehari-hari. Cobalah untuk meluangkan waktu dan kreatifitas untuk mengolah kembali kertas bekas ini. Dengan memaksimalkan kertas bekas, kita turut menjaga lingkungan dari sampah dan melestarikan pohon.

(Sisca/steve)

LULUSAN STT EKUMENE DI PERSIAPKAN HADAPI MEA DAN GLOBALISASI

Ketua STT EKUMENE Wempie J Linturan / TN
JAKARTA, TEGARNEWS.com - STT EKUMENE memiliki 2 kampus, kampus pertama terletak Cempaka Mas blok C. no. 26 – 28 dan kampus kedua di jalan Musi no 29 Jakarta Barat. Dan pada hari Jumat (23/10) nanti akan mewisuda sarjana dan pasca sarjana (S2 dan S3).

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang STT EKUMENE, Tegar News menemui Ketua STT EKUMENE Wempie J Linturan di kantornya (20/10). “ STT Ekumene bisa menjadi kebanggaan bagi gereja, karena EKUMENE mempersiapkan pelayan-pelayan Tuhan dan tenaga pengajar yang berkompetensi” cetusnya memulai perbincangan . Lanjut Wempie STT ini mengutamakan peningkatan kualitas sesuai dengan apa yang diatur oleh pemerintah. Kami akan memenuhi apa yang telah menjadi peraturan pemerintah tentang perguruan tinggi. Mulai dari tenaga pengajar yang memenuhi syarat yang diwajibkan pemerintah. Dan sudah mengantongi ijin operasional untuk pendidikan S1, S2 dan S3 dari Kementerian Agama.

Sesuai dengan namanyanya STT EKUMENE tidak terikat pada denominasi gereja tertentu. Hal ini dapat dilihat dari tenaga pengajar yang berasal dari berbagai latar belakang, ada yang berlatar belakang Katolik, Protestan, Pentakosta dan Advent demikian pula dengan mahasiswanya. Ada yang dari papua, NTT, Nias, menado dan tentunya dari pulau Jawa ini.

Jumlah tenaga pengajar di STT EKUMENE untuk 1 Prodi minimal 6 dosen, dan di STT kami ada 4 prodi jadi Ada 24 tenaga pengajar untuk pendidikan S1 dan ada 2 orang Profesor dan 10 doktor untuk pendidikan pasca sarjana. Selain doktor lulusan dalam negeri juga ada doktor lulusan dari luar negeri yang ijasahnya sudah disetarakan.

Saat ditanyakan apa pendapatnya tentang sekolah-sekolah tinggi yang di gerebek dan di tindak oleh Kemenristek Dikti, Wempie katakan “tindakan penggerebekan terhadap lembaga pendidikan itu tidak mendidik, sebab yang namanya pendidikan itu adalah pembinaan dan disiplin”. Menurut Wempie sekolah-sekolah tinggi tersebut yang belum memenuhi persyaratan harus dibina oleh pemerintah. Jadi bila masih ada yang kurang persyaratan sebaiknya dibina agar bisa segera memenuhi persyaratan yang ditetapkan. “Saya perhatikan memang masih ada STT yang kurang memenuhi syarat yang ditentukan oleh pemerintah”ungkap Wempie.

“STT Ekumene, selain sudah mendapat ijin operasional dari kementerian agama juga sudah terdaftar di Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) untuk S1 dan S2 nya, sedangkan S3 baru akan tahun depan. Kuota dosen sudah memenuhi persyaratan, untuk fasilitas dalam proses peningkatan. Pangkalan Data kami bisa di akses secara online, forlapnya sudah 80 persen. Upaya peningkatan kualitas ini agar para wisudawan nantinya diharapkan bisa menghadapi era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dan era globalisasi”, jelas Wempie.

DR.IR. Imron Widjaja, M.M, M.Th, Pembantu Ketua (Puket) III STT EKUMENE

“Tema untuk acara wisuda pada hari Jumat (23/10)Menyambut Era Masyarakat ASEAN dan Globalisasi Dengan Pendidikan Holistik dan Berkualitas. Pemilihan tema ini menjadi spirit bagi para lulusan diharapkan memiliki kualitas untuk menghadapi persaingan yang ada. Memiliki daya untuk bersaing dengan orang-orang asing yang datang ke Indonesia. Bahkan memiliki kemampuan untuk mengajar di sekolah-sekolah di luar negeri”, Jelas Pembantu ketua III STT EKUMENE, DR. IR. Imron Widjaja, M.M, M.Th (20/10) .

Lanjut Imron para lulusan STT EKUMENE bukan hanya bisa mengajar di STT sendiri tapi sudah ada yang mengajar di PTS, bahkan ke depan di harapkan bisa menjadi kepala daerah. Pada hari Jumat (23/10) STT EKUMENE akan mewisuda program Sarjana (S1) dan Pasca Sarjana (S2 dan S3).

Acara wisuda nanti rencananya akan di buka oleh Dirjen Bimas Kristen Kementerian Agama, ibu Oditha Hutabarat. “Semoga ibu dirjen bisa hadir dan menyampaikan kata sambutannya saat wisuda nanti” jelas Imron. Imron juga menyampaikan bahwa Ibu Dirjen adalah salah satu penguji Tesis,

(Moko/TN)


Murfati Lidianto: Sekolah yang Belum Mendapatkan Bantuan Bisa Mengajukan ke Pemda

Murfati Lidianto, Komisi D, Fraksi GERINDRA DPRD kota Bekasi / Tegar News
BEKASI, TEGARNEWS.com - Sudah lebih dari 365 hari 50 anggota DPRD Kota Bekasi sejak di lantik Senin (11/8/2014) di gedung DPRD, Jalan Chairil Anwar, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur. Pelantikan saat itu diwarnai demonstrasi mahasiswa yang mengingatkan agar anggota dewan yang baru (2014-2019) tidak melupakan janjinya. Meski sempat terjadi ricuh karena demonstran memaksa masuk tapi di halangi satpol PP. Kericuhan tidak berlangsung lama, dan demonstrasi berakhir damai. Salah satu tuntutan mahasiswa adalah meminta Dewan mengawasi pelaksanaan Penerimaan siswa melalui online, agar berjalan optimal.

Untuk berbicara tentang perkembangan pendidikan di kota Bekasi Tegar News membuat janji wawancara khusus dengan anggota dewan Kota Bekasi Murfati Lidianto, SE, dari Fraksi GERINDRA. Tidak ada kesulitan untuk janjian wawancara karena ditepati oleh anggota dewan Murfati dari komisi D Senin (19/10) di daerah Harapan Indah. Berikut wawancara Khusus Reporter Tegar News, Endharmoko dengan Murfati.

Bagaimana hasil Evaluasi ibu dari Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online di kota Bekasi?

"PPDB online yang kemarin berjalan dilakukan dua tahap yaitu 100 persen online dan 10 persen untuk bina lingkungan. Namun untuk tahap bina lingkungan ini tidak berjalan dengan baik. Banyak siswa-siswa yang tidak terakomodir dengan baik . Sehingga di tahun 2016 nanti di harapkan hanya 100 persen online sehingga bisa lebih transparan. Untuk siswa Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menegah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang masuk negeri saya ucapkan selamat, sedangkan yang tidak masuk sekolah negeri jangan lekas kecewa karena masih bisa masuk sekolah swasta. Ada anggaran pemerintah sebesar 11 Milyar yang diperuntukkan bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Bantuan ini diberikan melalui Dinas Pendidikan (Disdik). Syaratnya hanya dengan membuat Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Lalu surat ini di berikan kepada sekolah yang dipilih. Bantuan ini berupa iuran dan uang muka. Untuk buku dan seragam dibeli sendiri. Sehingga selama 3 tahun tidak perlu khawatir lagi pembiayaan sekolah.

Dari pantauan Tegar News dibeberapa sekolah temukan kondisi perlengkapan dan peralatan di sekolah seperti meja dan kursi sudah banyak yang rusak, apa yang Komisi D sudah perbuat?

"Iya komisi D berpandangan untuk menunjang kegiatan pendidikan sudah menganggarkan pengadaan Meublair. Penganggaran ini berdasarkan hasil kunjungan kami ke SD, SMP dan SMA di Bekasi. Memang kami juga menemukan meja dan kursi banyak yang sudah rusak. Semoga Dinas pendidikan (Disdik) kota Bekasi bisa merealisasikan pengadaan Meublair ini secepat mungkin. Dan selain itu juga komisi D sudah upayakan agar sekolah-sekolah ini bisa menambah 2 ruang kelas baru supaya bisa menampung jumlah siswa, artinya satu kelas tidak melebihi kapasitas".

Lalu apa lagi yang sedang dikerjakan Komisi D?

"Komisi D juga mengusulkan perlu dilakukan rotasi dan mutasi kepala sekolah. Kami menemukan di beberapa SD yang kepala sekolah (Kepsek) nya sudah memasuki usia pensiun tapi masih menjabat kepala sekolah. Kami mengusahakan agar Kepsek yang sudah pensiun ini di mutasi atau di rotasi sesuai dengan kredibilitas yang dimiliki Kepsek. Program ini sudah berjalan hampir setengah tahun. Komisi D melihat hasilnya sudah kelihatan baik dan selanjutnya akan kami lakukan di tingkat SMP dan SMA. Dalam beberapa bulan ke depan komisi D akan berkomunikasi dengan disdik. Untuk menduduki posisi kepala sekolah dilakukan serangkaian tes, ada tes kemampuan dan tes fisik.

Bagaimana kondisi pendidikan di kota Bekasi menurut Anda?

"Pendidikan di kota Bekasi saat ini sudah semakin baik. Ada Bosda. Bantuan yang diberikan daerah untuk sekolah-sekolah. Untuk sekolah yang belum mendapatkan bantuan bisa mengajukan ke Pemda. Untuk pungutan Sumbangan Dana Pendidikan sebesar 2 juta yang di atur dalam Surat Keputusan Walikota bulan Juli 2015 lalu, dewan sudah mengetahuinya, namun kami belum melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah untuk mengetahui apakah ada orang tua siswa yang tidak mampu membayar pungutan tersebut. Kami akan berkomunikasi dengan kepala sekolah dan komite sekolah terkait pungutan tersebut".

Ok bu, terkait Darurat Anak (kejahatan seksual terhadap anak), apakah menurut ibu nama yang tertera di seragam siswa perlu di hapus untuk menghindari pelaku kejahatan ? Karena dengan nama yang tertera di seragam memudahkan para pelaku kejahatan mengelabui siswa seolah-olah mengenal siswa tersebut dengan memanggil namanya, padahal pelaku melihat nama siswa dari seragamnya.

"Iyah saya prihatin dengan berbagi tindak kekerasan terhadap anak-anak. Apalagi yang baru-baru ini terjadi seorang siswa yang menusuk gurunya sendiri. Untuk penggunaan nama siswa yang tertera di seragam sekolah menurut saya tidak perlu dihilangkan. Tujuan dari adanya nama di seragam sekolah ini supaya guru-guru bisa mengenal siswanya . Untuk mencegah tindakan penculikan dan pelecehan seksual terhadap anak, dari rumah orang tua sebaiknya berpesan kepada anaknya untuk waspada, jangan mudah ikut ajakan siapapun apalagi orang yang tidak dikenal. Si anak harus terus diingatkan orang tua. Saya juga menghimbau, para pengajar membatasi hubungan guru dan siswa agar tidak seperti hubungan antar teman. Guru tetap harus menjaga wibawanya agar siswa hormat dan patuh terhadap guru. Menjaga jarak dengan murid bukan berarti harus galak. Perlu di evaluasi Guru untuk memberikan perhatian kepada siswa tanpa kedekatan yang memicu tindakan yang tidak diinginkan".

(Moko/Steve)

Rabu, 21 Oktober 2015

Kasus Pelindo, Freeport dan Asap, Indonesian Club: Parlemen Harus Jaga Kepentingan Nasional!


JAKARTA, TEGARNEWS.com - Indonesian Club akan mengumpulkan tokoh, politisi dan aktivis untuk berdialog problem kebangsaan terkini, Kamis (22/10/2015) mulai pukul 12.00 WIB di Cafe Double Bay, Hotel Ibis Menteng, Jakarta Pusat.

Dalam dialog bertema "Menimbang Urgensi Antara Pansus Pelindo II dengan Pansus Asap Pembakaran Hutan dan Pansus Perampokan Kekayaan Alam oleh Asing (Freeport, dll)" tersebut, beberapa narasumber utama akan hadir, antara lain Masinton Pasaribu (DPR RI/ PDIP), Daniel Johan (DPR RI/ PKB), Pius Ginting (Walhi), Nova Hakim (SP JICT), Salamuddin Daeng (AEPI) dan Hatta Taliwang (IEPSH).

"Niat baik parlemen menggunakan hak konstitusional menggelar Pansus Pelindo II patut diapresiasi. Proses politik ini harus berlangsung transparan dan diletakkan secara proporsional tanpa tendensi politik," ujar Humas Indonesian Club, Hartsa Mashirul kepada Tegar News, Rabu (21/10/2015).

Problem khusus lainnya yang akan dibahas, lanjut pria yang akrab disapa Irul tersebut, adalah kebakaran lahan yang berlangsung terus-menerus di hampir semua wilayah, yang melibatkan korporasi besar dibekingi elite pejabat. Kebakaran lahan telah memakan korban jiwa karena bencana asap, dan seolah-olah dipelihara. Indonesian Club menilai pemerintah terkesan lamban.

"Demikian pula dengan kejahatan perampokan kekayaan alam oleh asing yang sudah berlangsung puluhan tahun seperti Freeport dan lainnya, belum menjadi agenda mendesak parlemen hingga kini. Parlemen setidaknya harus menentukan skala prioritas untuk menjaga kepentingan nasional. Tanpa itu, proses hukum dan politik yang terjadi hanyalah tradisi biasa. Penyelamatan kepentingan nasional adalah hal mutlak yang harus dijalankan parlemen!" seru Irul.

PENULIS: RICKY TAMBA

Setahun Jokowi-JK, LMND Gowa: Laksanakan Konsisten Trisakti dan Nawacita!


GOWA, TEGARNEWS.com - "Setahun Jokowi-JK memerintah Indonesia, Trisakti dan Nawacita yang digembar-gemborkan saat pencalonan terus dikhianati," ujar Ketua Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Gowa, Igaruddin kepada Tegar News, Rabu (21/10/2015).

Rencana, LMND Gowa akan melakukan aksi dan happening art "Evaluasi Setahun Jokowi-JK" di Kampus I UIN Alauddin, Pettarani, Kamis (22/10/2015) mulai pukul 13.20 WITA.

"LMND menuntut Jokowi-JK kembali konsisten menjalankan Trisakti dan Nawacita. Jangan biarkan Trisakti menjadi Indonesia sakit, dan Nawacita menjadi dukacita," seru Igaruddin.

LMND Gowa juga mengajak pemuda Indonesia kembali mengelorakan semangat persatuan nasional melawan nekolim neoliberalisme perusak Indonesia.

PENULIS: RICKY TAMBA

Sosialisasi Program, Cabup Oking Tebar Ikan dan Dialog Petani


PESISIR BARAT, TEGARNEWS.com - Calon Bupati Pesisir Barat, Oking Ganda Miharja menebar 10 ribu bibit ikan dan berdialog dengan ratusan petani di Bendungan Way Biha Pekon Pakunegara, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Rabu (21/10/2015).

Dalam acara yang digagas ormas Pejuang Siliwangi Indonesia (PSI) tersebut, cabup nomor urut 4 ini memaparkan 4 Piagam Perjuangan Rakyat yang menjadi program unggulan yang akan dilaksanakan jika terpilih dalam Pilkada 9 Desember 2015 mendatang.

"Permasalahan pupuk akan diselesaikan dengan Kartu Tani Sejahtera. Begitu pula dengan tersedianya bibit unggul, pembinaan dan pemberdayaan petani," ujar Oking dalam dialog.

Selain itu, penuntasan krisis listrik, industrialisasi daerah, penyelesaian sengketa agraria serta pendirian perguruan tinggi di Krui masuk dalam program unggulan pasangan yang akrab disapa Oking-Top.

"Tak ada yang tak mungkin. Apa yang tercantum dalam 4 piagam perjuangan rakyat sudah kami analisa dan pasti terealisasi," tambahnya.

Ratusan warga yang hadir terlihat antusias berdialog dengan Oking Ganda Miharja. Turut hadir tim pemenangan, antara lain Donna Sorenty Moza (PSI), Nurul Hidayat (PRD), Ketua Bappilu PDI Perjuangan Pesisir Barat Ripzon Efendi dan Sekretaris Kanadi.

PENULIS: RICKY TAMBA

Kesalahan yang Kerap Dilakukan Orang Saat Berlari

Ilustrasi Olahraga Lari / tegarnews.com
Olahraga lari kini kembali menjadi tren dari gaya hidup kaum urban saat ini. Banyaknya modifikasi dalam kegiatan lari menarik banyak orang untuk berolahraga lari, misalnya saja fun run, colour run,night run, hingga jomblo run (ditujukan bagi orang-orang yang berstatus single atau sedang tidak memiliki pasangan).
JAKARTA,TEGARNEWS.com - Naiknya partisipasi masyarakat membuat olahraga lari cukup sering dilakukan kala weekend. Meski terkesan mudah, namun tanpa disadari ada beberapa kesalahan yang kerap dilakukan orang saat berlari. Dilansir dari livescience.com, berikut ini adalah kesalahan saat berlari yang sering dilakukan:
1. Pola lari asimetris
Yang dimaksud dengan pola lari asimetris adalah terlalu menaruh beban pada salah satu sisi tubuh sehingga menimbulkan ketidakseimbangan dalam berlari. Jika seorang pelari melakukan ketidakseimbangan ini maka pada akhirnya akan menyebabkan rasa sakit pada tubuh.

2. Lutut dan pinggul tidak sejajar
Permasalahan yang lain adalah orang-orang yang menggunakan lutut yang terlalu masuk ke dalam saat berlari dikarenakan oleh lemahnya otot gluteus(tiga dari otot besar pada dubur). Saat berlari, sebaiknya lutut dibiarkan sejajar dengan pinggul. Untuk menanggulangi permasalahan ini, sebaiknya lakukan latihan penyeimbangan terhadap ototgluteus maximum dan gluteus medius pada otot belakang.

(steve/tn) 

Lukman Hakim Saifuddin: Kepercayaan Masyarakat terhadap Pendidikan Islam semakin Tinggi.

Foto: Kementerian Agama Republik Indonesia
JAKARTA,TEGARNEWS.com - Tangerang Selatan (Pinmas) – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyatakan, bahwa kepercayaan masyarakat terhadap pendidikan Islam semakin tinggi. Peluang pendidikan Islam luar biasa meningkat. Hal ini bisa kita lihat makin tingginya kepercayaan orang tua untuk mencari pendidikan berbasis agama, khususnya Islam dalam menyekolahkan putra-putrinya. Kita bisa melihat, dewasa ini, menjamur pendidikan Islam terpadu, pesantren modern dangan sistem boarding school, meski biaya pendidikannya tinggi.

“Jangan sampai peluang ini melayang, kita harus menyiapkan diri sebaik mungkin,” terang Menag saat memberi sambutan pada Pembukaan Konferensi Penulisan Karya Ilmiah ke-I di Gedung Serbaguna, Madrasah Insan Cendekia Serpong, Banten, Selasa (20/10).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Direktur Madrasah, M Nur Kholis Setiawan, Kakanwil Banten Agus Salim, Kakankemenag Tangerang Selatan Zainal Arifin, para peserta (kepala madrasah) dari Jabar, DKI dan Banten, serta civitas akademik MAN IC Serpong.

Dalam konferensi yang mengusung tema “Meningkatkan Kualitas Pendidikan Berbasis Riset”, hadir sebagai pembicara Prof. Dr.  Azyumardi Azra (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta), Prof. Imam Tholkah (Balitbang Kemenag), Aquirani Ph. D (Unpad), Imam Budi P (Ubinus), Dr Engkos Kosasih (UPI) dan Darno Raharjo (MAN IC Serpong).

Menag melihat, Indonesia adalah negara dengan kekayaan alam (biodiversitas) luar biasa, hanya kalah dari Brazil yang mempunyai Amazon.

“Meski demikian, sayang sekali hingga hari ini, obat-obatan, kita masih banyak import, padahal kita mempunyai tanaman obat yang banyak. Hal ini karena kita masih tergantung dengan hasil riset negara lain. Untuk itu, tradisi education plus research sangat penting digalakkan di negeri ini,” ungkap Menag.

Ke depan, Menag berharap ada alumni madrasah yang mampu meraih nobel di bidang science. “Semoga, Konferensi ini mampu menjadi momentum untuk menumbuhkan research habit,” harap Menag. 

(steve/tn).

Selasa, 20 Oktober 2015

Kamaruddin Amin: Setidaknya ada 5 Alasan Penetapan Hari Santri Nasional

Foto: Kementerian Agama Republik Indonesia
JAKARTA, TEGARNEWS.com - Awal kemunculan keputusan Hari Santri Nasional(HSN) adalah agar negara hadir dan memberikan perhatian, pengembangan terhadap santri dan pesantren dan juga memperhatian anggaran pendidikan. Pesantren didorong dapat hadir menjadi driving force yang dapat mengintegrasikan ideologi sosiologis dan politik kepada seluruh umat Islam Indonesia. Demikian disampaikan Dirjen Pendidikan Islam saat Konperensi Pers Pencanangan Hari Santri Nasional di Kantor Kemenag Jalan Lapangan Banteng Barat 3-4 Jakarta, Senin (19/10).

Kamaruddin Amin menjelaskan, setidaknya ada 5 alasan penetapan Hari Santri Nasional yang akan jatuh tanggal 22 Oktober 2015 dan akan dicanangkan di Masjid Istiqlal, Jakarta. Pertama, sebagai pemaknaan sejarah Indonesia yang genuine dan authentic yang tidak terpisahkan dari episteme bangsa, di mana Indonesia tidak hanya dibangun dengan senjata, darah dan air mata, tetapi berdiri karena keikhlasan dan perjuangan para santri relijius yang berdarah merah putih, sebagaimana dengan sempurna dilakonkan Oleh Hasyim Asy ari, Ahmad Dahlan, A Hassan, Muhammad Nasir, Cokroaminoto, dan tokoh besar lainnya, 

Kedua, secara sosio politik mengkonfirmasi kekuatan relasi Islam dan negara. Indonesia dapat menjadi model dunia tentang hubungan Islam dan negara, Ketiga, meneguhkan persatuan umat Islam yang telah terafiliasi dan menyejarah dalam ormas islam dan parpol yang berbeda, perbedaan melebur dalam kesantrian yang sama, Keempat, Mainstreaming santri yang berpotensi termarjinalkan oleh derasnya arus globalisasi. 

“Penetapan hari santri tentu tidak hanya bersifat simbolik formalistik, tetapi dalam bentuk afirmasi realistis terhadap komunitas santri,” kata Kamaruddin Amin.

Kelima, menegaskan distingsi Indonesia yang relijius demokratis atau upaya merawat dan mempertahakan religiusitas Indonesia yang demokratis di tengah kontestasi pengaruh ideologi agama global yang cendrung ekstrim radikal.

“Islam Indonesia kontemporer yang demokratis, progresif, moderat, toleran, inklusif, apresiatif terhadap diversitas budaya dan agama tidak bisa dilepaskan dari kontribusi fundamental para santri,” ujar Kamaruddin Amin.

Dalam penetapan HSN ini, Kamaruddin berharap pemerintah dan santri harus terus bersinergi mendorong komunitas santri ke poros peradaban Indonesia. Santri jangan hanya sebagai penonton, cemburu dalam dialektika sosial budaya ekonomi politik Indonesia. 

Pesantren sebagai lembaga dakwah, lembaga pendidikan tafaqquh fiddin terus kiranya berkontribusi dan mencetak ulama, agaen perubahan yang menjadi garda terdepan dalam membelaNegara Kesatuan Republik Indonesia. Selian itu, pesantren kiranya dapat mempromosikan gerakan anti narkoba, gerakan anti radikalisme, gerakan santri amar makruf nahi munkar, hingga pada santri yang melek dunia perbankan, melek sain dan teknologi. 

“Jika sinegri ini dapat diwujudkan maka santri akan menjadi komunitas penting yang akan menopang Indonesia sejahtera di masa akan datang,” tutup Kamaruddin Amin. 

(steve/tn).



Masinton Pasaribu: Ada 10 Temuan Penyimpangan Pelindo II yang Rugikan Negara!


JAKARTA, TEGARNEWS.com - Anggota Komisi III DPR RI, Masinton Pasaribu mengungkapkan 10 temuan penyimpangan di PT Pelindo II yang merugikan keuangan negara. Temuan ini berdasarkan penanganan kasus korupsi dan pencucian uang yang ditangani oleh Bareskrim Mabes Polri dalam pengadaan 10 unit Mobile Crane.

Salah satu pijakannya adalah Laporan Hasil Pemeriksaan dengan tujuan tertentu atas pengelolaan kegiatan investasi dan biaya sejak tahun 2010 sampai dengan 2014 pada PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) tertanggal 5 Februari 2014 dengan nomor 10/AUDITAMA VII/PDTT/02/2015.

“Dalam laporan hasil pemeriksaan dengan tujuan tertentu tersebut ada beberapa temuan, di antaranya adalah adanya ketidaksesuaian hasil pekerjaan pengembangan layanan Information and Communication Technology (ICT) dengan RKS atas pekerjaan dengan PT. Telkom," ujar Masinton Pasaribu, Rabu (21/10/2015).

Kedua, perencanaan pengadaan alat bongkar muat pada tahun 2012 untuk 2 (dua) unit Quayside Container Cranes (CCC) Twinlift untuk Pelabuhan Palembang dan Pontianak tidak cermat.

“Ketiga, pengadaan 3 (tiga) unit Quayside Container Cranes(CCC) Twinlift untuk Pelabuhan Panjang, Palembang dan Pontianak tidak sesuai ketentuan dan terdapat kekurangan penerimaan atas denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan sebesar USD 770.000,” jelasnya.

Keempat, pengadaan 10 unit Mobile Crane tidak sesuai dengan ketentuan dan kekurangan penerimaan sebesar Rp 456 juta atas denda maksimal kurang dari ketentuan.

“Kelima, pelaksanaan perawatan peralatan bongkar muat di tiap cabang PT. Pelindo II tidak seragam dari sisi pelaporan sehingga berpotensi biaya perawatan tidak terkendali dan perawatan tidak sesuai kontrak dan standar, serta anak perusahaan menyerahkan sepenuhnya pekerjaan pada subkontraktor di Palembang dan Pontianak,” paparnya.

Keenam lanjutnya, kebijakan Direksi Pelindo II terkait pengenaan Cost of Fund terhadap pemberian uang muka pekerjaan pembangunan terminal petikemas Kalibaru tahap I Pelabuhan Tanjung Priok membebani nilai pekerjaan sebesar Rp. 75.943.438.929,42.

“Ketujuh, mega proyek pembangunan Terminal Petikemas Kalibaru Utara memboroskan keuangan perusahaan sebesar Rp 272.006.512.057.60. Pengerjaan Formwork A-Jack yang digunakan untuk produksi A-Jack memberatkan keuangan perusahaan sebesar Rp 22.374.841.126.91,” jelasnya lagi.

Kedelapan, pembayaran pekerjaan pembangunan Terminal Kalibaru tahap I tidak sesuai dengan kontrak.

“Kesembilan, pekerjaan perpanjangan dermaga dan perluasan lapangan car terminal serta pembangunan jalan akses Kalibaru yang dilaksanakan oleh PT. Wijaya Karya (Tbk) dilakukan penghentian kontrak dan pekerjaan dilanjutkan oleh PT. Waskita Karya, namun memasuki periode kontrak kritis karena terjadi deviasi sebesar 53,697 %,” lanjut dia.

Kesepuluh, pungkas Masinton Pasaribu, dalam pembuatan Crane (HMJ/54t dan ke bawah) berpotensi merugikan keuangan negara, dalam hal ini PT. Pelindo II (Persero) dari kontrak yang diproses pengadaannya tidak sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan perusahaan. Sampai dengan saat ini telah dikeluarkan uang muka senilai USD 3.110.800.

PENULIS: RICKY TAMBA

Jokowi Tetapkan Hari Santri, PMII Sayangkan Muhammadiyah Menolak


JAKARTA, TEGARNEWS.com - Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) menyayangkan penolakan sebagian kelompok atas penetapan Hari Santri Nasional (HSN). 

Beberapa hari lalu, Presiden Jokowi mengeluarkan Keputusan Presiden tentang HSN setiap tanggal 22 Oktober. Tetapi, Muhammadiyah mengeluarkan pernyataan menolak HSN.

"Kami sangat menyayangkan ada pihak yang tidak terima terhadap HSN. Kyai dan santri adalah salah satu kelompok yang tulus berjuang dan mempertahankan republik ini," ujar Sekretaris Bidang Agama dan Fatwa PB PMII, Yakin Simatupang, Rabu (21/10/2015).

Menurut PMII, penetapan HSN merupakan bentuk apresiasi negara terhadap perjuangan kaum santri dan para Kyai. Juga, HSN bukan untuk kelompok tertentu, tetapi berlaku untuk seluruh umat Islam.

"Sejarah sudah membuktikan loyalitas dan dedikasi para Kyai dan santri di Indonesia untuk membangun dan mengawal NKRI," tandasnya.

PENULIS: RICKY TAMBA

RAPBN 2016: Bertemunya Ambisi Liar Presiden Jokowi dengan Hasrat Bancakan Oligarki Politik


Oleh: 
SALAMUDDIN DAENG
Ekonom AEPI Jakarta


RAPBN 2016 segera akan disahkan dengan mempertahankan berbagai kesalahan fundamental di dalamnya. Target penerimaan yang masih ambisius mengikuti logika APBN 2015 yang seluruh targetnya tidak tercapai dan seluruh asumsinya jauh panggang dari api.

Pemerintah menetapkan target pertumbuhan ekonomi 5,5 % di tengah pelemahan ekonomi nasional dan perekonomian global. Tidak ada satu faktor pendukung asumsi yang terlalu optimistik tersebut. Melemahnya harga komoditas di pasar global yang menjadi andalan Indonesia, melemahnya kredit yang selama ini menopang konsumsi dan melemhnya konsumsi masyarakat yang selama ini menyumbang 55 % PDB, membuat target pertumbuhan sebesar itu tidak akan terealisasi yang justru akan menciptakan ketidakpercayaan pasar.

Asumsi lainnya yang keliru adalah menyangkut nilai tukar yang dipatok Rp 13.400/‎ USD, yang sulit tercapai karena tingginya defiist transaksi berjalan, dan cadangan devisa yang telah menipis tersisa 100 miliar USD atau hanya 10% GDP. Rupiah dipredikisi akan berada pada posisi Rp 14.400 sampai 2016 mendatang. Demikian pula asumsi inflasi sebesar 4,7 % tidak rasional terlihat jika melihat inflasi YOY antara 7-9 %. Sebagai pembanding tingkat inflasi Mei 2015 terhadap Mei 2014 (tahun ke tahun) sebesar 7,15 %.

RAPBN 2016 masih menetapkan target penerimaan yang tinggi, di tengah kelesuan ekonomi dan dunia usaha. Target penerimaan pajak dan cukai naik‎. Padahal target dalam APBNP tahun 2015 tidak tercapai. 

Sebagaimana diketahui target APBN 2015 yakni penerimaan perpajakan ditargetkan sebesar Rp 1.489.255,5 atau meningkat sebesar 29,9 % dari realisasi tahun sebelumnya. Padahal rendahnya realisasi pertumbuhan ekonomi pada semester I tahun 2015 membuat pemerintah merevisi target penerimaan perpajakan hingga akhir tahun 2015 menjadi sebesar Rp1.366.996,6 miliar atau lebih rendah Rp122.258,8 miliar dari target dalam APBNP tahun 2015. Inipun masih terlalu tinggi dikarenakan tahun 2014 realisasi penerimaan pajak hanya menjadi 6,5 persen. ‎

Demikian pula dengan target pendapatan pajak dalam negeri tahun 2016 adalah sebesar Rp 1.524.012,7 miliar, meningkat sebesar 5,8 % jika dibandingkan dengan targetnya dalam APBNP tahun 2015 atau sebesar 14,8 % jika dibandingkan dengan perkiraan realisasi tahun 2015. ‎Padahal pada saat yang sama pemerintah mengobral insentif, segala bentuk kemudahan pajak, hingga tax holiday untuk penanaman modal.‎

Pemerintah juga masih berambisi mengeruk rakyat ‎dengan menaikan cukai 7 %, di tengah kelesuan industri sebagai dampak melemahnya daya beli masyarakat. Selain memberatkan dunia usaha target ini diyakini tidak tercapai. Dalam perkiraan realisasi tahun 2015, pendapatan cukai ditargetkan mencapai Rp 145.739,9 miliar, lebih tinggi 23,4 % dari realisasinya pada tahun 2014. Sementara realisasi tahun 2015 ini tidak tercapai. 

Ambisi pemerintah untuk bagi-bagi mega proyek infrastruktur di antara ‎oligarki dalam pemerintahan telah dijadikan landasan kunci dalam APBN. Ini bukan tuduhan tidak beralasan karena hingga hari ini pemerintah tetap keukeuh dengan mega proyek listrik, tol, kereta cepat dan lain sebagainya.

Lebih parah lagi APBN dijadikan bancakan melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada BUMN senilai Rp. 48.2 triliun lebih. Padahal PMN dalam 2015 senilai 70 triliun rupiah telah memi‎cu kontroversi karena mencederai keadilan, tidak akuntabel dan tidak transparan.

Sisi lain, BUMN terus dikerahkan untuk memburu utang luar negeri, menjual sebagian besar saham publik BUMN ke pihak asing. Semestinya hanya BUMN yang 100 % sahamnya milik negara yang berhak mendapatkan PMN. Besar kemungkinan PMN ini akan menjadi strategi membentuk kembali share pemerintah di BUMN agar laku jual ke pasar keuangan internasional.

Pemerintah terus memangkas subsidi untuk rakyat, baik subsidi BBM, listrik, dan subsidi pertanian. Menghadapi liberalisasi ASEAN 2016, postur RAPBN ini akan sangat kontraproduktif dalam memperkuat daya saing nasional dan kemampuan kapasitas rakyat yang tengah terpuruk secara ekonomi.‎

Blunder lainnya dalam RAPBN 2016 adalah target Penerbitan SBN Netto dalam RAPBN tahun 2016 yang direncanakan sebesar Rp 326.271,2 miliar atau naik 9,6 % dibandingkan APBNP tahun 2015 sebesar Rp 297.698,4 miliar. Upaya pemenuhan target pembiayaan utang melalui penerbitan SBN (Netto) tahun 2016 akan dilakukan pemerintah dengan menerbitkan instrumen SBN domestik dan valas. Target ini selain tidak masuk akal di tengah pelemahan ekonomi global, juga akan semakin membebani utang pemerintah yang sudah lebih dari 3.000 triliun rupiah yang bersumber dari luar negeri dan SBN.

Secara keseluruhan, Postur RAPBN 2016 terlihat hanya untuk melegitimasi sikap ambisius liar Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla untuk bagi-bagi proyek infrastruktur yang dijamin APBN, yang jelas akan memberatkan dunia usaha dalam negeri dan akan semakin membebani rakyat. ‎

RAPBN ini akan semakin menjauhkan Pemerintahan Jokowi-JK dari cita cita Trisakti dan Nawacita. Pemerintah sama sekali tidak mau belajar. Pengalaman satu tahun yang berantakan mestinya menjadi alat evaluasi kritis. Pemerintah juga tidak mau jujur membuka data. DPR harus menunda pengesahan RAPBN dan mengkaji ulang seluruh strategi yang dibangun di dalam RAPBN 2016.

Bantuan Malaysia dan Australia Ditarik, Indonesia Datangkan Dua Pesawat Rusia

A bomber plane drops red fire retardant on flames that burned Monday evening through the sagebrush near Spotted Lake west of Osoyoos. (Richard McGuire photo)

JAKARTA, TEGARNEWS.com - Pesawat water bombing bantuan Malaysia dan Australia telah pulang ke negaranya pada Senin (19/10) sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Untuk menambah daya gempur water bombing, maka Pemerintah Indonesia mendatangkan 2 unit pesawat amphibi Beriev Be-200 beserta 20 personil crew pesawat dari Rusia.

"Pesawat Bombardier dari Malaysia dan Hercules dari Australia mengakhiri tugasnya selama 5 hari. Saat ini hanya helikopter Chinook Mustang yang masih beroperasi melakukan water bombing di Sematera Selatan (Sumsel)," kata Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB‎, dalam siaran pers yang diterima redaksi Tabloidpodium.com, Selasa (20/10).

Dengan ditariknya bantuan asing tersebut, lanjut Sutopo, maka untuk operasi udara di Sumsel masih ada 11 unit helikopter dan pesawat untuk water bombing dan hujan buatan, yaitu 10 unit dari Indonesia dan 1 unit dari Singapore.

"Untuk menambah daya gempur water bombing, maka Pemerintah Indonesia mendatangkan 2 unit pesawat amphibi Beriev Be-200 beserta 20 personil crew pesawat dari Rusia. Rencana pesawat akan mendarat‎ pada Rabu (21/10) pukul 01.30 Wib di Palembang," ungkap Sutopo.

Pada hari ini, menurut Sutopo, tim aju dari Kedubes Rusia telah berada di Palembang. Pesawat Be-200 adalah pesawat amphibi yang legendaris untuk water bombing yang memiliki kapasitas 12.000 liter dan mengambil air di sungai, danau atau laut.

Indonesia pernah menggunakan pesawat ini untuk pemadaman kebakaran hutan dan lahan tahun 2007.

Untuk strategi water bombing maka 2 pesawat Air Tractor dipindahkan ke Pangkal Pinang. Pemindahan homebased ini untuk memudahkan operasi karena Lanud Palembang sering tertutup asap sehingga jarak pandang pendek dan pesawat tidak bisa terbang.

3 unit mobil tangki, tandon air kapasitas 5.000 liter, bahan kimia dan lainnya telah disiapkan di Pangkal Pinang.

(Andre/Steve) 

Jokowi Setahun, Terjepit Pembantu Autis dan Narsis


Oleh:
AMIR FAISAL
Ketua DPP Partai Hanura

Banyak kritik yang mengalir kepada Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla setelah setahun memimpin Indonesia. Ada nada pesimis, ada juga yang melontarkan macam-macam prasangka minor. Harus diakui, jika dilihat dari berbagai indikator, kinerja Pemerintahan Jokowi belum bisa memenuhi ekspektasi publik yang demikian besar.

Namun, semua pihak perlu tahu, saat Jokowi resmi dilantik memimpin Indonesia setahun lalu, daya saing Indonesia cukup lemah. Pengelolaan sumber daya negara sudah karut-marut, kapasitas fiskal nasional dalam posisi lemah dan isu korupsi sedemikian kuat merebak dari pusat hingga daerah.

Karena itu, untuk memperbaiki Indonesia, jelas memerlukan kerja keras. Tak aneh, jika Jokowi selalu mengajak masyarakat untuk kerja, kerja dan kerja sebagai jargonnya.

Gaya kepemimpinan Jokowi memang lain, tidak formalis dan protokoler, namun lebih menekankan banyaknya komunikasi langsung dengan masyarakat. Visi-misi yang dirumuskan dalam Trisakti dan Nawacita memang memberikan harapan besar bagi masa depan Indonesia, utamanya bagi kemandirian bangsa. Hanya saja, Jokowi harus menghadapi banyak tantangan ketika hendak mengimplementasikan program kerjanya.

Untuk memperbaiki Indonesia, Jokowi jelas perlu waktu untuk membenahi warisan pemerintahan lama. Harapan Jokowi ingin bisa bekerja dengan cepat sesuai visi-misinya. Tapi faktanya, banyak menteri-menterinya yang gagal menerjemahkan visi Nawacita dalam konsep dan program kerja di kementeriannya. Hal itu diperburuk adanya tarik-menarik kepentingan di kalangan elite politik. Sehingga wajar saja, jika dalam setahun ini banyak terjadi kegaduhan politik.  

Pandangan minus terhadap Pemerintahan Jokowi selama ini juga tak lepas dari perilaku buruk para pembantu Jokowi sendiri. Ironinya, para pembantu Jokowi ada menteri yang autis dan narsis. Dikatakan autis karena di antara menteri ada yang asyik dengan cara berpikir sendiri dan gagal menerjemahkan Nawacita yang sudah digariskan Jokowi.

Sementara ada juga menteri yang narsis lantaran cenderung lebih suka tampil di media massa ketimbang menyelesaikan substansi permasalahan di bidang kerjanya. Hasilnya, aksi-aksi mediatik para menteri hanya mampu memenuhi kuantitas penampakan, tapi gagal menyelesaikan persoalan yang substantif.

Kegaduhan politik yang terjadi dalam pemerintahannya selama setahun ini, setidaknya sudah memberikan referensi yang cukup kepada Jokowi untuk melakukan evaluasi total pada mesin kerja dalam kabinetnya. Momentum satu tahun ini tentunya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan pembenahan dengan menggunakan parameter yang cerdas dan cermat. Dan jangan lagi menggunakan aksi-aksi mediatik sebagai paramater dalam menilai kinerja menterinya.

Kalau reshuffle menjadi pilihan, hal itu bisa dilakukan tanpa mempermalukan balik pada personal, partai atau para relawan pendukungnya. Jika ada menteri dari parpol tapi kinerjanya buruk dan perlu diganti, hal itu bisa dilakukan dengan alasan obyektif dan rasional. Kalau reshuffle harus ditempuh, saya yakin para pemimpin partai juga bisa menerima legowo bila komunikasi politik Jokowi berjalan dengan baik tanpa melupakan prinsip orang Jawa, “Mikul Dhuwur Mendem Jero."

Semoga saja, Presiden Jokowi bisa segera menemukan formulasi yang tepat dan dapat melakukan pembenahan total agar pemerintahannya dapat mewujudkan visi-misi yang dikampanyekan menjelang Pilpres 2014 lalu.

Setahun Jokowi-JK, Prodem: Reshuffle Kabinet, Turunkan Harga, Berantas Mafia!


JAKARTA, TEGARNEWS.com - "Setahun Pemerintahan Jokowi-JK, harapan hidup rakyat Indonesia yang lebih baik kian memudar," ujar Ketua Presidium Pergerakan Aktivis untuk Reformasi dan Demokrasi (Prodem) Andrianto kepada Tegar News, Selasa (20/10/2015).

Bersama barisan aksi ke DPR RI, Prodem mengingatkan bahwa awal keterpurukan Pemerintahan Jokowi-JK dimulai dari pembentukan Kabinet Kerja yang asal-asalan, proneoliberalisme dan antirakyat. Banyak kebijakan para menteri yang ngawur sehingga berimbas pada kehidupan mayoritas rakyat Indonesia.

"Kita memasuki fase krisis ekonomi jilid 2 yang dapat berujung pada kefatalan republik. Krisis kali ini akan berat karena fundamental sektor riil juga terhantam telak akibat harga bahan bakar minyak yang diserahkan kepada mekanisme pasar. Kita patut waspada, akankah turbulensi ini akan menghujam ke jantung kekuasaan," tutur Andri lagi.

Dalam aksi setahun Pemerintahan Jokowi-JK, Prodem menuntut Tritura baru yakni:
1. Reshuffle Kabinet Kerja dari unsur neoliberalisme pro aseng dan asing!
2. Turunkan harga BBM, TDL dan sembako kebutuhan rakyat!
3. Berantas mafia di sektor migas, pertambangan, impor dll!


PENULIS: RICKY TAMBA

Pertolongan Pertama Laptop Ketumpahan Air

Ilustrasi Laptop Ketumpahan Air / TN
JAKARTA, TEGARNEWS.com - Laptop anda secara tidak sengaja terkena tumpahan air pasti anda akan terkejut dan cemas mengingat begitu banyak data yang anda titipkan di Laptop tersebut. Tetapi seharusnya anda tidak perlu khawatir secara berlebihan bila mengetahui bagaimana air dapat merusak laptop Anda. Sebagaimana kita ketahui air memang merupakan penghantar listrik yang baik sehingga apabila terkena bagian tertentu dari Laptop akan menghantarkan arus listrik berlebihan sehingga merusak komponen Laptop Anda. Maka untuk itu anda harus melakukan tindakan sebagai berikut setelah mematikan Laptop Anda;

Identifikasi
Laptop terbuat dari berbagai komponen, termasuk kabel listrik dan motherboard, dimana data yang paling penting disimpan. Pastikan tidak ada cairan yang mengenai bagian ini pada komputer Anda.

Efek
Saat air tumpah ke laptop anda, hal itu bisa masuk kebagian dalam melalui celah di bawah keyboard, mengakses motherboard. Apabila hal ini terjadi, maka umumnya akan terjadi konslet yang membuat laptop Anda tidak berfungsi. Selain itu, air akan menyebabkan kerusakan pada chip dan bagian lain dari motherboard sehingga akan mempengaruhi kemampuannya untuk berfungsi dengan baik.

Durasi
Apabila air tumpah ke laptop, maka kerusakan dapat terjadi dalam seketika, terutama jika komputer anda aktif. Setelah air berinteraksi dengan kabel di komputer, konslet bisa terjadi secara instan.

Solusi
Saat air tumpah, pengguna harus segera mematikan Komputer. Segera mengeluarkan baterai dan terkadang-kadang membongkar casing untuk mengeringkan laptop dengan segera, apabila komputer masih tidak berfungsi dengan baik. Maka Anda memerlukan teknisi laptop profesional untuk menservisnya dengan segera.

Salah Paham
Banyak orang keliru bahwa tumpahan air pada laptop memberikan bencana besar dan Anda harus segera mengganti Laptop. Tetapi sebaiknya anda perhatikan selama tidak terjadi konslet dan cairan yang menumpahkan Laptop anda tidak mengandung cairan gula seperti Jus dan soda yang meninggalkan gula sehingga lengket di bawah keyboard.


Sumber: Ehow
(steveno)
 
Copyright © 2014 iso 9001 Certification. Designed by OddThemes